RADARBANYUWANGI.ID - Tradisi juara terus terjaga di SMPN 1 Glagah. Di tengah persaingan pendidikan yang kian ketat, sekolah ini justru kian mengukuhkan diri sebagai lumbung prestasi, khususnya di bidang non-akademik seperti olahraga dan seni.
Dari tahun ke tahun, etalase prestasi sekolah tersebut nyaris tak pernah kosong. Deretan piala dari berbagai kejuaraan terus bertambah, menjadi bukti konsistensi pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Kepala SMPN 1 Glagah, Dardiri, menegaskan bahwa kultur prestasi telah lama mengakar di sekolah yang dipimpinnya. Terutama pada cabang olahraga, baik individu maupun beregu.
“Prestasi siswa selalu ada setiap tahun. Yang menonjol memang di bidang non-akademik, seperti atletik untuk perorangan dan futsal atau sepak bola untuk tim,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut bukan terjadi secara instan. Sekolah memberikan dukungan penuh kepada siswa, mulai dari pembinaan intensif, pendampingan saat kompetisi, hingga pemberian dispensasi bagi siswa yang tengah berlaga.
“Support itu penting. Kami ingin siswa bisa berkembang tanpa terbebani, sehingga bisa fokus meraih prestasi,” imbuhnya.
Tak hanya mengejar gelar juara, SMPN 1 Glagah juga menanamkan nilai karakter kepada para siswa. Penampilan, keterampilan, serta perilaku menjadi bagian penting dalam proses pembinaan.
“Prestasi harus diiringi sikap yang baik. Itu yang kami tekankan,” tambah Dardiri.
Atletik dan Futsal Jadi Andalan, Prestasi Terbaru Kian Menguatkan
Dominasi SMPN 1 Glagah kembali terlihat pada tahun ini. Salah satu siswa berprestasi, Putri Rofiifa Anwar dari kelas VIII, sukses menorehkan prestasi di cabang atletik.
Ia meraih juara II lari 400 meter dan juara III lompat jauh dalam ajang Athletics of Student Competition (ASC) yang digelar di GOR Tawangalun.
Tak hanya prestasi individu, tim futsal sekolah juga menunjukkan taringnya. Mereka berhasil keluar sebagai juara dalam turnamen Halal Bihalal Cup tingkat kabupaten yang berlangsung di Lapangan Cendekia pada 23 April lalu.
Catatan impresif ini melanjutkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, tim futsal SMPN 1 Glagah juga sukses menjuarai IPL Regional Banyuwangi, mempertegas posisi mereka sebagai salah satu kekuatan futsal pelajar di daerah.
Pembinaan Berjenjang dan Sistematis Jadi Kunci
Asisten Kurikulum SMPN 1 Glagah, Roky Dian Govenda, mengungkapkan bahwa pihak sekolah menerapkan sistem penjaringan bakat sejak dini.
Seleksi dilakukan sejak proses penerimaan siswa baru melalui jalur prestasi, hingga pemantauan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Kami mencari bibit unggul sejak awal. Kalau ada siswa yang menonjol, baik di olahraga maupun akademik, langsung kami arahkan dan support,” jelasnya.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjaga kesinambungan prestasi. Setiap generasi siswa memiliki peluang yang sama untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.
Budaya Apresiasi Jadi Pemantik Semangat
Untuk menjaga motivasi siswa, SMPN 1 Glagah juga rutin memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi. Salah satunya melalui pengumuman saat upacara bendera setiap hari Senin.
“Setiap ada prestasi baru, kami umumkan. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi siswa lain untuk ikut berprestasi,” ujar Roky.
Dengan sistem pembinaan yang solid, dukungan penuh dari sekolah, serta budaya apresiasi yang terus dijaga, SMPN 1 Glagah optimistis tradisi prestasi akan terus berlanjut.
Sekolah ini tak sekadar mencetak juara, tetapi juga membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan siap bersaing di berbagai bidang. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin