RadarBanyuwangi.id – Ajang kompetisi seni dan sastra untuk siswa yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (puspresnas) adalah Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional.
Atau lebih populer dengan FLS3N.
FLS3N ini diperuntukkan bagi tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Cabdindikprovjatim) wilayah Banyuwangi selaku pemangku pendidikan tingkat SMA dan SMK di Banyuwangi menyelenggarakan FLS3N tingkat Kabupaten.
Dilaksanakan pada Senin (27/4) lalu dan berpusat di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Glagah (Semegah).
FLS3N kali ini diikuti oleh 456 siswa dari 39 lemba pendidikan.
Baik SMA, SMK serta MA se Banyuwangi. FLS3N kali ini ada 16 kategori yang dilombakan.
Diantaranya untuk bidang sastra ada Baca Puisi, Cipta Puisi, Jurnalistik, Komik Digital, Menulis Cerita Pendek dan Monolog.
Sementara untuk bidang seni ada lomba Cipta Lagu, Desain Poster, Fotografi, Instrumen Gitar Solo, Menyanyi Solo, Kriya, Tari Kreasi, Film Pendek dan Musik Tradisi.
Kepala Cabdindikprovjatim wilayah Banyuwangi Eko Budi Santosa mengatakan bahwa melalui FLS3N ini bukan sekedar tentang membawa pulang piala dan sertifikat.
“Melainkan lebih ke arah penguatan karakter, dislplin dan kejujuran serta menumbuhkan kepercayaan diri,” ujar Eka Budi.
Banyuwangi memiliki sumber seni dan budaya yang beragam, ajang FLS3N diharapkan menjadi pengembangan siswa yang lebih berkreatif lanjtu Eka Budi saat membuka acara tersebut.
Secara terpisah, Dimas Soegiarto selaku ketua panitia FLS3N, kegiatan ini lebih kearah rumah kreativitas.
Dimana sebagai generasi muda di daerah yang kaya akn tradisi, FLS3N adalah ajang pembuktian bahwa seni budaya yang tetap dilestarikan namun harus terus berinovasi.
Untuk nama-nama pemenang bisa dibaca lengkap melalui link https://bit.ly/4eYohDA.
Editor : Gerda Sukarno Prayudha