RadarBanyuwangi.id – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional atau yang biasa disebut FLS3N merupakan ajang kompetisi seni dan sastra bagi siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Cabdindikprovjatim) wilayah Banyuwangi, FLS3N dilaksanakan pada Senin (27/4) yang lalu.
Bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Glagah (Semegah) dengan jumlah peserta 456 siswa dari SMA/SMK/MA se-Banyuwangi.
Salah satunya adalah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Glagah.
Sekolah tertua di Banyuwangi ini tidak perlu diragukan lagi dengan prestasinya.
Baik prestasi akademik maupun non akademik. Di bawah asuhan Abdullah, Sekolah yang beralamat di Jalan Melati no 1 ini semakin menambah koleksi pialanya.
Di FLS3N SMAN 1 Glagah berhasil mengumpulkan delapan piala dari 16 kejuaraan yang diselenggarakan.
Diantaranya pada lomba cipta lagu ada Jacklin Junior A berhasil bertengger di puncak sebagai juara I, sementara Dicky F menenmpati Juara Harapan 2.
Dengan torehan tangan yang terampil, Liana Fahriza I berhasil meraih Juara I di lomba Komik Digital.
Untuk bidang lomba Jurnalistik dan Desain Poster, SMAN 1 Glagah berhasil meraih juara II.
Nuri Fatma S yang mengangkat tema seorang guru yang juga pegiat seni berhasil meraih jaura II di bidang Jurnalistrik.
Sementara Inka Novella juara II di lomba Desain Poster.
Petikan alat musik akustik, mengantarkan siswa SMAN 1 Glagah bernama Aden Rasya Prayoga meraih juara II bidang lomba Gitar Solo.
Dan Ricky Aryadiansyah juga meraih juara harapan 1 di bidang lomba Menyanyi Solo Putra.
Yang terakhir, bidang lomba Monolog kahfinzu Rivy N berhasil meraih Juara Harapan 2.
Abdullah menuturkan bahwa raihan semua prestasi tersebut tidak didapat secara instan.
Karena selama di sekolah, siswa yang memiliki talenta baik bidang akademik maupun non akademik selalu mendapat bimbingan yang konsisten.
“Entah itu bidang sains, seni maupun sastra. Talenta dibidang apa saja akan dikembangkan dan dibimbing di sekolah,” ujar Abdullah yang juga sebagai penerima penghargaan di Sunrise of Java Award 2026.
Khusus di FLS3N ini karena yang juara I ada dua siswa, lanjut Abdullah, maka sekolah akan lebih mempersiapkan keduanya.
Karena bagi peraih Juara I di FLS3N tingkat Kabupaten akan mewakili ke tingkat provinsi.
Semua persiapan teknis, sarana dan pemantapan sudah dipersiapkan, ujar Abdullah.
Untuk itu harapannya semoga kedua siswa tersebut bisa meraih yang terbaik.
Editor : Gerda Sukarno Prayudha