Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

224 Siswa SMP di Jombang Absen TKA 2026, Disiapkan Ujian Susulan 11–17 Mei 2026

Ali Sodiqin • Senin, 27 April 2026 | 09:34 WIB
Ilustras pelaksanaan TKA. (Radar Jombang)
Ilustras pelaksanaan TKA. (Radar Jombang)

RADARBANYUWANGI.ID - Ratusan siswa SMP di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, gagal mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) utama 2026. Sebanyak 224 peserta tercatat absen dengan beragam alasan, mulai dari sakit hingga kendala teknis.

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026 di Kabupaten Jombang menyisakan persoalan serius. Sebanyak 224 siswa tidak mengikuti ujian utama yang menjadi salah satu instrumen evaluasi capaian belajar tersebut.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat memastikan para siswa yang absen tetap memiliki peluang mengikuti ujian susulan. Jadwal pelaksanaan telah ditetapkan pada 11 hingga 17 Mei mendatang.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Eko Sisprihantono, menyatakan seluruh siswa yang tidak hadir dalam ujian utama secara otomatis telah masuk dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) untuk sesi susulan.

“Sudah otomatis terdaftar. Namun saat ini masih menunggu evaluasi dari usulan yang masuk, karena kita belum tahu apakah mereka nanti ada yang bisa ikut susulan,” ujarnya, Jumat (24/4), seperti dilansir dari Radar Jombang.

Meski demikian, kepastian keikutsertaan masih bergantung pada proses verifikasi dan evaluasi yang tengah berlangsung di tingkat dinas.

Beragam Kendala, dari Sakit hingga Masalah Teknis
Data yang dihimpun menunjukkan alasan ketidakhadiran siswa sangat beragam. Faktor kesehatan menjadi salah satu penyebab dominan, di samping alasan khusus seperti keterlibatan sebagai saksi dalam proses kepolisian.

Tak hanya itu, kendala teknis juga cukup signifikan. Sejumlah siswa dilaporkan gagal login karena token tidak muncul, gangguan jaringan internet, hingga server komputer yang bermasalah saat ujian berlangsung.

Permasalahan lain juga muncul selama pelaksanaan ujian, seperti jawaban tidak lengkap, waktu ujian habis sebelum selesai, hingga sistem yang menyebabkan peserta logout otomatis.

Selain faktor teknis dan kesehatan, terdapat pula siswa yang mengundurkan diri, bepergian ke luar kota, hingga mengikuti kegiatan organisasi. Bahkan, sebagian peserta tercatat absen tanpa keterangan yang jelas.

Prosedur Ketat Ujian Susulan
Dinas Pendidikan menegaskan bahwa pengajuan peserta ujian susulan harus melalui tahapan administratif yang ketat dan berjenjang. Proses dimulai dari pelaporan kendala oleh siswa ke pihak sekolah, dilanjutkan dengan pengumpulan dokumen pendukung.

Selanjutnya, pihak sekolah melakukan verifikasi sebelum mengajukan permohonan resmi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang untuk mendapatkan persetujuan akhir.

Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa peserta yang mengikuti ujian susulan benar-benar memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku.

“Harapan kami, mereka bisa ikut susulan semua,” pungkas Eko.

Dengan jumlah peserta absen yang cukup besar, pelaksanaan ujian susulan menjadi krusial agar hak siswa dalam mengikuti evaluasi akademik tetap terpenuhi sekaligus menjaga validitas hasil TKA 2026. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#TKA 2026 Jombang #siswa absen TKA #ujian susulan SMP #Dinas Pendidikan Jombang #kendala ujian online