Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bansos Pendidikan 2026 Banyuwangi Digelontorkan, Ribuan Siswa Terima Bantuan Garda Ampuh hingga Sepeda Gratis

M Ksatria Raya • Senin, 27 April 2026 | 06:00 WIB
JUNJUNG TINGGI KEJUJURAN: Plt Kadispendik Banyuwangi Alfian menyemangati siswa-siswi SMPN 2 Banyuwangi sebelum mengikuti TKA pada hari kedua, Selasa (7/4). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
ILUSTRASI: Plt Kadispendik Banyuwangi Alfian di hadapan siswa-siswi SMPN 2 Banyuwangi, Selasa (7/4) lalu. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggelontorkan bantuan sosial (bansos) sektor pendidikan pada 2026. Program ini menyasar ribuan peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMP, termasuk pendidikan nonformal, sebagai upaya menjaga akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Melalui Dinas Pendidikan Banyuwangi (Dispendik), sejumlah skema bantuan disiapkan dengan cakupan lebih luas dan pendekatan yang lebih berkelanjutan. Program unggulan seperti Garda Ampuh hingga bantuan transport menjadi tulang punggung intervensi pendidikan tahun ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendik Banyuwangi, Alfian, menegaskan bahwa bansos pendidikan ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas sekaligus mencegah angka putus sekolah.

“Dispendik Banyuwangi mengelola berbagai bansos pendidikan untuk meningkatkan aksesibilitas, khususnya bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Berbasis Data Desil 1 DTSEN

Penyaluran bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kategori Desil 1 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah. Sasaran penerima mencakup satuan pendidikan PAUD/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga pendidikan kesetaraan (dikmas).

Dengan basis data tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap keberlangsungan pendidikan siswa.

Rincian Program dan Anggaran

Data bansos pendidikan 2026 menunjukkan beberapa program utama dengan jumlah penerima dan pagu anggaran signifikan:

Selain itu, terdapat program bantuan transport bagi siswa:

Bantuan Transport Berubah Jadi Sepeda

Menariknya, bantuan transport tahun ini tidak lagi diberikan dalam bentuk uang tunai. Dispendik memilih skema pemberian sepeda kayuh untuk para siswa penerima.

Menurut Alfian, kebijakan ini diambil untuk memastikan manfaat bantuan lebih berkelanjutan.

“Jika berupa uang hanya bisa digunakan saat itu saja, tetapi jika sepeda kayuh bisa dimanfaatkan lebih lama,” jelasnya.

Langkah ini juga dinilai mampu mendorong kemandirian siswa dalam mengakses sekolah, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan transportasi umum.

Dorong Akses dan Pemerataan Pendidikan

Program bansos pendidikan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Banyuwangi dalam memperkuat pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Dengan intervensi yang menyasar langsung kebutuhan dasar siswa, pemerintah berharap tidak ada lagi anak usia sekolah yang terhambat mengenyam pendidikan karena faktor ekonomi.

Ke depan, Dispendik juga membuka peluang evaluasi dan pengembangan program agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dinamika sosial ekonomi. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Bansos pendidikan 2026 #sepeda gratis pelajar #garda ampuh #Bantuan siswa #banyuwangi