Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pastikan AMBK Lancar, Kemenag Banyuwangi Turun Langsung Monev ke MTsN 7

M Ksatria Raya • Sabtu, 25 April 2026 | 10:00 WIB
BERJALAN LANCAR: Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat dan Kasi Penma Fakhrurozi saat monev kegiatan AMBK di MTsN 7 Banyuwangi, Rabu (22/04). (Yasin for Radar Banyuwangi)
BERJALAN LANCAR: Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat dan Kasi Penma Fakhrurozi saat monev kegiatan AMBK di MTsN 7 Banyuwangi, Rabu (22/04). (Yasin for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Upaya menjaga kualitas dan integritas asesmen pendidikan terus diperketat. Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (AMBK) berjalan tanpa celah.

Kepala Kantor Kemenag Banyuwangi, Chaironi Hidayat, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di MTsN 7 Banyuwangi, Rabu (22/4). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan asesmen berlangsung sesuai prosedur.

Dalam kunjungan tersebut, Chaironi didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma), Fakhrurozi. Keduanya meninjau langsung ruang ujian, perangkat komputer, hingga kesiapan teknis panitia dan peserta.

Baca Juga: Kisi-kisi Soal Tes CAT Koperasi Merah Putih 2026, Mulai Dasar Perkoperasian hingga Literasi Keuangan

Tak sekadar melihat dari luar, Chaironi juga berdialog dengan kepala madrasah dan operator. Ia memastikan tidak ada kendala teknis yang berpotensi mengganggu jalannya asesmen.

“Kami ingin memastikan AMBK berjalan lancar, tertib, dan sesuai ketentuan. Semua pihak harus bekerja sama agar hasilnya optimal,” ujarnya.

Peninjauan tersebut mencakup berbagai aspek krusial. Mulai dari kesiapan sarana prasarana, jaringan komputer, hingga sistem pengawasan selama ujian berlangsung. Hal ini penting untuk menjamin pelaksanaan asesmen yang adil dan akuntabel.

Menurut Chaironi, AMBK bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari upaya strategis meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Karena itu, integritas pelaksanaan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Baca Juga: Sukun dari Nusantara Diburu Dunia: Dari Fantasi Eropa hingga Solusi Krisis Pangan Global

“Integritas harus dijaga. Ini bukan hanya soal nilai, tetapi kualitas pendidikan madrasah secara keseluruhan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama dari seluruh elemen, mulai dari panitia, guru, hingga peserta didik. Tanpa kerja sama yang solid, asesmen berpotensi tidak berjalan maksimal.

Melalui kegiatan monev ini, Kemenag Banyuwangi ingin memastikan pelaksanaan AMBK berlangsung efektif, transparan, dan akuntabel. Evaluasi di lapangan juga menjadi bahan perbaikan untuk pelaksanaan asesmen ke depan.

Langkah pengawasan langsung ini sekaligus menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam menjaga standar pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah. Dengan pelaksanaan yang tertib dan berintegritas, hasil asesmen diharapkan benar-benar mencerminkan kemampuan siswa.

Baca Juga: Update Harga Emas Pegadaian 24 April 2026: Antam Stabil, UBS Naik, Galeri 24 Turun

Di sisi lain, pihak madrasah menyambut positif monev tersebut. Kehadiran langsung jajaran Kemenag dinilai memberikan motivasi sekaligus memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai harapan.

Dengan pengawasan ketat dan koordinasi yang solid, pelaksanaan AMBK di Banyuwangi diharapkan tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan madrasah secara berkelanjutan. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#AMBK Banyuwangi #monev pendidikan #asesmen madrasah #kemenag banyuwangi #MTsN 7 Banyuwangi