Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

3 Siswa SMAN 2 Tanggul Lolos Paskibra Jember 2026, Bukti Disiplin dan Seleksi Ketat

Ali Sodiqin • Minggu, 19 April 2026 | 10:00 WIB
Tiga siswa SMAN 2 Tanggul lolos Paskibra Jember 2026. Bukti disiplin dan kerja keras dalam seleksi ketat tingkat kabupaten. (smanegeri2tanggul.sch.id)
Tiga siswa SMAN 2 Tanggul lolos Paskibra Jember 2026. Bukti disiplin dan kerja keras dalam seleksi ketat tingkat kabupaten. (smanegeri2tanggul.sch.id)

RADARBANYUWANGI.ID – Di tengah ketatnya persaingan seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat kabupaten, tiga siswa SMAN 2 Tanggul berhasil menembus barisan elite pengibar Sang Saka Merah Putih tahun 2026.

Prestasi ini tak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menegaskan kerasnya proses seleksi yang harus dilalui peserta.

Ketiga siswa tersebut adalah Dhecky Akbar, Muhammad Nico, dan Salsabila Putri. Mereka berhasil lolos dalam seleksi Paskibraka Kabupaten Jember yang dikenal ketat, menguji fisik, mental, hingga kedisiplinan.

Seleksi Ketat, Tekanan Tinggi

Menjadi anggota Paskibra bukan sekadar kebanggaan seremonial. Proses seleksi yang panjang dan kompetitif menuntut konsistensi latihan, ketahanan fisik, serta mental baja.

Baca Juga: Bea Cukai Banyuwangi Buka Lowongan Khusus Perempuan, Perebutan Kursi Petugas Keamanan Diprediksi Ketat

Para peserta harus melalui berbagai tahapan, mulai dari tes kesehatan, kemampuan baris-berbaris, hingga penilaian karakter. Dalam kondisi ini, hanya kandidat terbaik yang mampu bertahan.

Keberhasilan tiga siswa ini menjadi bukti bahwa pembinaan di sekolah berjalan efektif, sekaligus menunjukkan kualitas generasi muda di daerah.

Peran Pembina Jadi Kunci

Di balik capaian tersebut, ada peran penting pembina ekstrakurikuler, Nizar Zulmi, yang secara intensif mendampingi para siswa selama proses latihan.

Pendampingan tidak hanya fokus pada teknik, tetapi juga pembentukan mental dan kedisiplinan—dua aspek krusial dalam seleksi Paskibraka.

Sekolah Soroti Nilai Tanggung Jawab

Kepala sekolah, Siswo Suryono, menyampaikan apresiasi sekaligus pesan tegas kepada para siswa yang lolos.

Baca Juga: Haji 2026 Tanpa Izin Dilarang: Otoritas Arab Saudi Tegaskan Haram, Ini Alasannya

Ia menekankan bahwa keberhasilan ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membawa nama baik sekolah di tingkat kabupaten.

“Ini amanah yang harus dijaga. Tunjukkan dedikasi dan disiplin selama menjalankan tugas,” ujarnya, seperti dikutip dari laman smanegeri2tanggul.sch.id.

Lebih dari Sekadar Prestasi

Prestasi ini juga menjadi refleksi penting: bahwa jalur nonakademik seperti Paskibra mampu membentuk karakter kuat pada siswa—mulai dari kepemimpinan, kerja sama tim, hingga nasionalisme.

Di tengah tantangan generasi muda saat ini, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembinaan karakter masih berjalan.

Harapan dan Tantangan ke Depan

Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu bagi siswa lain untuk berani bersaing dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Baca Juga: PBNU Resmikan 27 SPPG di Lirboyo Kediri, Gus Yahya: Ini Jawaban Krisis Gizi Nasional

Namun, tantangan ke depan tidak ringan. Para siswa terpilih harus membuktikan bahwa mereka layak berada di posisi tersebut saat menjalankan tugas pada momen kenegaraan mendatang.

Dengan bekal latihan dan disiplin yang telah ditempa, publik kini menaruh harapan: tiga siswa ini tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga representasi generasi muda Jember yang tangguh dan berkarakter. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#seleksi Paskibraka #Paskibra Jember 2026 #SMAN 2 Tanggul #ekstrakurikuler Paskibra #siswa berprestasi