RADARBANYUWANGI.ID – Kabar baik bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Universitas Bakti Indonesia (UBI) resmi membuka program Beasiswa KIP Kuliah 2026 untuk penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Program ini menjadi peluang besar bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Dalam pengumuman resminya, UBI menyebutkan bahwa beasiswa KIP Kuliah ini ditujukan bagi lulusan SMA/MA/SMK sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Syarat Relatif Mudah
Pihak kampus menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon pendaftar. Di antaranya memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta memiliki akun KIP di platform Diktisaintek.
Selain itu, calon mahasiswa juga diminta melengkapi dokumen administratif seperti fotokopi KTP, kartu keluarga, legalisir ijazah atau surat keterangan lulus (SKL), hingga bukti kondisi ekonomi seperti foto rumah dan bukti pembayaran listrik.
Tak hanya itu, peserta juga diwajibkan melampirkan dokumen pendukung lain seperti kartu Program Keluarga Harapan (PKH) atau Kartu Keluarga Sejahtera bagi yang memiliki.
Dorong Akses Pendidikan
Pembukaan beasiswa ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.
Dengan akreditasi “Baik”, UBI terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk meraih masa depan lebih baik.
Pendaftaran Sudah Dibuka
Calon mahasiswa dapat langsung melakukan pendaftaran secara online melalui tautan yang telah disediakan, yakni https://bit.ly/pmb_ubi.
Selain itu, informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui berbagai kanal resmi kampus, mulai dari website hingga media sosial.
Dengan dibukanya program Beasiswa KIP Kuliah 2026 ini, diharapkan semakin banyak lulusan SMA yang bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi tanpa terkendala biaya, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banyuwangi. (*)
Editor : Ali Sodiqin