BANYUWANGI – Persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) semakin dimatangkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Banyuwangi.
Salah satunya melalui pelaksanaan try out TKA yang diikuti ratusan siswa di Kecamatan Muncar.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Muncar, Ali Sodiqin, mengungkapkan bahwa sebanyak 800 siswa turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Try out tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk menghadapi TKA yang dijadwalkan berlangsung pada 20 April mendatang.
“Karena sebagai latihan dan persiapan TKA pada tanggal 20 mendatang. Ini juga untuk persiapan mental, sarana, dan prasarana,” ujarnya.
Simulasi Nyata Hadapi Ujian
Kegiatan Try Out TKA ini digelar mulai Jumat (10/4) hingga Selasa (14/4) dan dilaksanakan secara serentak di masing-masing sekolah.
Suasana pelaksanaan dibuat menyerupai ujian sebenarnya, mulai dari tata tertib hingga kelengkapan administrasi, termasuk keseragaman perlengkapan seperti yang diterapkan di SDN 2 Kesilir.
Langkah ini dinilai efektif untuk membiasakan siswa menghadapi tekanan ujian sejak dini. Dengan simulasi yang mendekati kondisi riil, siswa diharapkan tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan atmosfer ujian yang sesungguhnya.
Kolaborasi Multi Pihak
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Jawa Pos Radar Banyuwangi, Dinas Pendidikan Banyuwangi, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), serta lembaga bimbingan belajar Neutron.
Ketua pelaksana Try Out TKA SD 2026, Gerda Sukarno Prayudha, menegaskan bahwa try out memiliki fungsi yang lebih luas dibanding sekadar latihan soal.
“Try out ini tidak hanya berfungsi sebagai latihan teknis pengerjaan soal, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi bagi sekolah dan orang tua dalam melihat tingkat kesiapan siswa,” jelasnya.
Menurutnya, evaluasi hasil try out dapat menjadi dasar penting dalam menentukan strategi pembelajaran ke depan, baik oleh guru di sekolah maupun orang tua di rumah.
Latih Manajemen Waktu dan Strategi
Selain meningkatkan kemampuan akademik, try out juga berperan dalam melatih manajemen waktu siswa.
Banyak peserta didik yang sebenarnya telah menguasai materi, namun belum mampu memaksimalkan hasil karena kurang terbiasa dengan tekanan waktu.
Melalui simulasi ini, siswa dilatih untuk:
-
Menyelesaikan soal secara efektif dan efisien
-
Mengatur waktu pengerjaan
-
Mengembangkan strategi menjawab soal
-
Meningkatkan ketelitian dalam setiap jawaban
Dengan demikian, try out menjadi sarana penting dalam membentuk kesiapan menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun psikologis.
TKA Jadi Penentu Masa Depan Pendidikan
Dalam beberapa tahun terakhir, TKA menjadi salah satu indikator penting dalam proses seleksi melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Oleh karena itu, pembiasaan sejak dini menjadi kunci utama agar siswa tidak mengalami kendala saat menghadapi ujian sesungguhnya.
Melalui kegiatan ini, para penyelenggara berharap siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki rasa percaya diri yang tinggi saat mengikuti TKA nanti.
Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pelaksanaan try out ini sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Banyuwangi.
Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan serupa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa di masa mendatang.
Langkah ini juga menjadi bukti bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada kurikulum, tetapi juga pada kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan evaluasi akademik. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : Try Out TKA Banyuwangi, K3S Muncar, persiapan TKA 2026, siswa SD Banyuwangi, pendidikan Banyuwangi