Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kemenag Banyuwangi Pastikan TKA MTs 2026 Berjalan Lancar, Sinkron dengan SMP hingga 16 April

M Ksatria Raya • Senin, 13 April 2026 | 07:30 WIB
UJIAN: Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat dan Plt Kasi Pendidikan Madrasah Fakhrurrazi saat melakukan monitoring pelaksanaan TKA di MTsN 10 Banyuwangi pada Senin (6/4). (Humas Kemenag Banyuwangi)
UJIAN: Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat dan Plt Kasi Pendidikan Madrasah Fakhrurrazi saat melakukan monitoring pelaksanaan TKA di MTsN 10 Banyuwangi pada Senin (6/4). (Humas Kemenag Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Kabupaten Banyuwangi tidak hanya berlangsung di jenjang SMP di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dispendik), tetapi juga digelar serentak di Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang berada di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia.

TKA untuk jenjang SMP dan MTs di Banyuwangi dilaksanakan secara bersamaan mulai Senin (6/4) hingga Kamis (16/4). Keserentakan ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan standar pengukuran kemampuan akademik siswa di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Blambangan tersebut.

Pelaksanaan TKA tahun ini menjadi momen penting, karena untuk pertama kalinya madrasah negeri maupun swasta turut ambil bagian dalam sistem pengujian terstandar ini.

Kepala Kemenag Banyuwangi, Chaironi Hidayat, menegaskan bahwa TKA memiliki peran krusial dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mengukur capaian akademik siswa secara objektif.

“TKA menjadi instrumen penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara objektif dan akuntabel,” ujarnya.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Kemenag Banyuwangi telah melakukan berbagai persiapan matang, mulai dari tahap sosialisasi hingga koordinasi lintas sektor.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi (Plt Kasi) Pendidikan Madrasah, Fakhrurrazi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggelar sosialisasi kepada operator madrasah jauh sebelum pelaksanaan ujian, bahkan sebelum bulan Ramadan.

“Kami telah melakukan sosialisasi kepada operator madrasah agar pelaksanaan TKA dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, rapat teknis juga dilaksanakan secara daring maupun luring dengan melibatkan operator serta kepala madrasah. Rapat tersebut membahas berbagai aspek penting, mulai dari kesiapan sistem, mekanisme pelaksanaan ujian, hingga pengawasan.

“Rapat teknis kami lakukan bersama operator dan kepala madrasah untuk membahas seluruh kebutuhan ujian TKA jenjang MTs,” tambahnya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kendala teknis yang dapat mengganggu jalannya ujian maupun konsentrasi peserta.

Tak hanya itu, Kemenag Banyuwangi juga melakukan koordinasi lintas sektoral guna mendukung kelancaran pelaksanaan TKA. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama ujian berlangsung.

“Kami telah mengirimkan surat kepada PLN agar tidak ada pemadaman listrik selama jam pelaksanaan ujian,” jelas Fakhrurrazi.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Kemenag Banyuwangi berharap pelaksanaan TKA di jenjang MTs dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kesuksesan pelaksanaan TKA ini diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Banyuwangi ke depan. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#pendidikan Banyuwangi #TKA MTs Banyuwangi #ujian MTs 2026 #kemenag banyuwangi #Tes Kemampuan Akademik