Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hari Pertama Masuk Sekolah di Banyuwangi, Siswa Kelas 6 Fokus Persiapan TKA

Salis Ali Muhyidin • Selasa, 31 Maret 2026 | 03:11 WIB
TRADISI: Para siswa SDN 1 Genteng bersalaman dengan dewan guru di hari pertama masuk sekolah usai libur Lebaran 1447 Hijriah, Senin (30/3). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
TRADISI: Para siswa SDN 1 Genteng bersalaman dengan dewan guru di hari pertama masuk sekolah usai libur Lebaran 1447 Hijriah, Senin (30/3). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Aktivitas pendidikan di Banyuwangi kembali berjalan normal usai libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pada hari pertama masuk sekolah, Senin (30/3), sejumlah sekolah langsung menggelar kegiatan halalbihalal yang dilanjutkan dengan proses belajar mengajar seperti biasa.

Di SDN 1 Genteng, seluruh tenaga pendidik langsung mengawali kegiatan dengan pembelajaran normal. Hal ini dilakukan mengingat siswa kelas 6 akan segera menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kepala SDN 1 Genteng, Titik Yuliarsih, mengatakan bahwa hari pertama sekolah dimanfaatkan untuk membangun kembali kedekatan emosional antara siswa dan guru melalui kegiatan halalbihalal.

“Hari pertama diisi halalbihalal, siswa memakai baju koko dan berbaris untuk bersalaman dengan para guru,” ujarnya.

Setelah prosesi saling bersalaman, para siswa kemudian kembali ke kelas untuk mengikuti kegiatan sederhana berupa tukar-menukar kue kering khas Lebaran. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat kebersamaan antar siswa.

“Siswa sebelumnya diimbau membawa kue kering, tidak wajib, sekadarnya saja untuk saling ditukar dan dimakan bersama,” jelasnya.

Meski diwarnai suasana Lebaran, pihak sekolah tetap menekankan pentingnya pembelajaran efektif, khususnya bagi siswa kelas 6. Pasalnya, mereka akan menghadapi TKA dalam waktu dekat.

“Kelas 6 akan TKA, sehingga sejak hari pertama harus mulai fokus belajar,” tegas Titik.

Ia menambahkan, langkah tersebut juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi learning loss atau penurunan pemahaman materi akibat libur panjang.

“Libur cukup panjang, jadi pembelajaran harus langsung efektif agar siswa tidak tertinggal materi,” imbuhnya.

Menurutnya, dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar secara normal diharapkan mampu mengembalikan ritme belajar siswa serta meningkatkan semangat untuk meraih prestasi.

Hal serupa juga terlihat di SDN 7 Tegalharjo. Para siswa di sekolah tersebut mengawali hari pertama dengan kegiatan halalbihalal di halaman sekolah.

Kepala SDN 7 Tegalharjo, Sholikin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antar warga sekolah sebelum kembali menjalani aktivitas belajar.

“Kegiatan hari pertama masuk sekolah diawali dengan halalbihalal, kemudian dilanjutkan dengan proses belajar mengajar,” ujarnya.

Dengan dimulainya kembali kegiatan sekolah secara normal, diharapkan seluruh siswa, khususnya kelas 6, dapat lebih siap menghadapi agenda akademik ke depan, termasuk TKA yang menjadi salah satu penentu capaian belajar mereka. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#pendidikan Banyuwangi #halalbihalal sekolah #hari pertama sekolah Banyuwangi #siswa kelas 6 TKA #TKA SD #SDN 1 Genteng