RADARBANYUWANGI.ID – Aktivitas belajar mengajar di berbagai sekolah di Banyuwangi kembali normal setelah libur panjang Idul Fitri.
Pada Senin (30/3), para siswa dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias mengikuti hari pertama masuk sekolah.
Hari pertama tersebut diawali dengan pelaksanaan upacara bendera di masing-masing sekolah.
Momen ini terasa istimewa karena bertepatan dengan hari Senin, sehingga seluruh siswa dan guru mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi halalbihalal di lingkungan sekolah. Para siswa bersalaman dengan guru serta teman-teman sebagai bentuk saling memaafkan setelah merayakan Lebaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, mengatakan bahwa sekolah langsung mengoptimalkan layanan pembelajaran pascalibur panjang.
“Setelah libur panjang Idul Fitri, sekolah langsung memberikan layanan pembelajaran secara optimal, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa berjalan efektif,” ujarnya.
Menurutnya, selain fokus pada pembelajaran akademik, sekolah juga perlu melakukan penyesuaian karakter siswa. Hal ini penting mengingat adanya perubahan kebiasaan selama masa liburan.
“Sekolah juga melakukan pembiasaan kembali untuk menyesuaikan karakter siswa yang mungkin berubah selama libur panjang,” jelasnya.
Alfian menambahkan, seluruh elemen sekolah diharapkan mampu membangun komitmen bersama untuk melakukan refleksi demi perbaikan lingkungan pendidikan.
“Bangun komitmen untuk saling refleksi antara guru dan siswa agar budaya sekolah semakin baik,” imbuhnya.
Dengan dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, diharapkan siswa dapat kembali fokus serta meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik.
Sementara itu, suasana serupa juga terlihat di SDN Kepatihan. Para siswa mengikuti upacara bendera dan halalbihalal dengan penuh semangat.
Kepala SDN Kepatihan, Suliantari, berharap momentum awal masuk sekolah ini mampu membawa perubahan positif bagi para siswa, baik dari segi sikap maupun semangat belajar.
“Harapan kami, setelah libur panjang Lebaran, anak-anak bisa menjadi pribadi yang lebih baik, baik dalam akhlak, sikap, maupun semangat belajar,” ujarnya.
Kembalinya aktivitas sekolah ini menjadi penanda berakhirnya masa libur Lebaran sekaligus awal baru bagi dunia pendidikan di Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. (ray/sgt)
Editor : Ali Sodiqin