RADARBANYUWANGI.ID - Menjelang dan saat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, umat Muslim di seluruh dunia kembali menggaungkan ucapan khas Lebaran: “Taqabbalallahu minna wa minkum.”
Kalimat ini bukan sekadar ucapan selamat biasa. Di baliknya, tersimpan doa mendalam yang mencerminkan harapan agar seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT.
Di Indonesia, ucapan ini bahkan menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi silaturahmi saat Lebaran, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Apa Arti Taqabbalallahu Minna Wa Minkum?
Dikutip dari Kementerian Agama, kalimat taqabbalallahu minna wa minkum berasal dari bahasa Arab yang berarti:
“Semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kami dan dari kalian.”
Makna ini merujuk pada seluruh ibadah yang telah dilakukan selama bulan Ramadan, seperti puasa, salat tarawih, sedekah, hingga amalan lainnya.
Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) menjelaskan bahwa ucapan ini secara khusus mengandung harapan agar amal Ramadan benar-benar diterima dan membawa keberkahan.
Pandangan serupa juga disampaikan Muhammadiyah, yang menilai kalimat tersebut sebagai doa agar amal ibadah menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih baik setelah Ramadan.
Berasal dari Tradisi Para Sahabat
Menariknya, ucapan ini bukan berasal langsung dari ayat Al-Qur’an atau hadis Nabi Muhammad SAW.
Namun, menurut para ulama, kalimat ini merupakan tradisi yang dilakukan oleh para sahabat Nabi saat merayakan Idulfitri.
Dalam literatur Islam klasik, disebutkan bahwa para sahabat saling mengucapkan doa ini sebagai bentuk tahniah (ucapan selamat) di hari raya.
Tradisi tersebut kemudian diwariskan hingga sekarang dan menjadi bagian dari budaya Islam di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Versi Panjang yang Jarang Diketahui
Selain versi singkat, terdapat juga versi panjang dari ucapan ini, yakni:
“Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim, wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin, kullu ‘aamin wa antum bi khair.”
Artinya:
“Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kalian, wahai Yang Maha Mulia, terimalah. Dan semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali (fitrah), menang, dan diterima amalnya. Semoga setiap tahun kalian dalam kebaikan.”
Cara Menjawab Ucapan Taqabbalallahu
Banyak yang masih bingung bagaimana cara menjawab ucapan ini.
Menurut ulama, jawaban yang dianjurkan adalah dengan membalas doa serupa, seperti:
- “Taqabbalallahu minna wa minkum”
- “Minna wa minkum taqabbal ya karim”
Dalam riwayat ulama, disebutkan bahwa tokoh tabi’in seperti Hasan Al-Bashri juga menjawab ucapan tersebut dengan doa yang sama.
Hal ini menunjukkan bahwa ucapan dan balasan tersebut sama-sama mengandung harapan dan kebaikan.
Sering Disandingkan dengan Minal Aidin Wal Faizin
Dalam praktiknya, ucapan taqabbalallahu minna wa minkum sering dipadukan dengan kalimat lain seperti:
- Minal ‘aidin wal faizin
- Kullu ‘aamin wa antum bi khair
Namun, perlu diketahui bahwa makna minal aidin wal faizin bukan “mohon maaf lahir dan batin” seperti yang umum dipahami.
Secara harfiah, kalimat itu berarti:
“Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan meraih kemenangan.”
Ungkapan ini bahkan memiliki akar sejarah dari syair Arab di masa Andalusia, sebelum akhirnya populer di Indonesia melalui lagu-lagu Lebaran.
14 Contoh Ucapan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Berikut beberapa contoh ucapan yang bisa digunakan saat Idulfitri:
- Selamat Idulfitri 1447 H, taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.
- Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga amal kita diterima Allah SWT.
- Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga dosa kita diampuni.
- Selamat Lebaran, taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.
- Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin.
- Semoga Allah menerima amal kita, taqabbalallahu minna wa minkum.
- Selamat Hari Raya Idulfitri, taqabbalallahu minna wa minkum.
- Semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik, taqabbalallahu minna wa minkum.
- Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga kita termasuk orang bertakwa.
- Mari bersihkan hati, taqabbalallahu minna wa minkum.
- Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.
- Taqabbalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya karim.
- Selamat Lebaran, semoga amal kita diterima Allah SWT.
- Taqabbalallahu minna wa minkum, mari tebarkan kebaikan.
Lebaran 2026, Momentum Saling Mendoakan
Di tengah suasana Idulfitri 2026, ucapan taqabbalallahu minna wa minkum menjadi lebih dari sekadar tradisi.
Ia adalah simbol harapan, doa, dan refleksi atas perjalanan spiritual selama Ramadan.
Lebaran bukan hanya tentang kemenangan setelah berpuasa, tetapi juga tentang kembali kepada fitrah, memperbaiki diri, dan mempererat hubungan dengan sesama.
Dengan memahami makna di balik ucapan ini, diharapkan setiap Muslim dapat merayakan Idulfitri dengan lebih khusyuk dan penuh kesadaran spiritual.
Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. (*)
Editor : Ali Sodiqin