Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang TKA 2026, Ratusan Siswa SMP di Banyuwangi Ikuti Try Out Daring Radar Banyuwangi dan Dispendik

Fredy Rizki Manunggal • Sabtu, 7 Maret 2026 | 07:00 WIB

DIAWASI GURU: Siswa SMPN 4 Banyuwangi mengerjakan soal-soal TKA dalam try out yang digelar di sekolah setempat, Jumat (6/7).
DIAWASI GURU: Siswa SMPN 4 Banyuwangi mengerjakan soal-soal TKA dalam try out yang digelar di sekolah setempat, Jumat (6/7).

RADARBANYUWANGI.ID - Para siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Banyuwangi mulai mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Mei mendatang.

Salah satu bentuk persiapan yang dilakukan adalah dengan mengikuti try out atau latihan ujian.

Untuk membantu kesiapan para siswa, Jawa Pos Radar Banyuwangi bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Banyuwangi serta lembaga bimbingan belajar Neutron menggelar try out secara daring.

Photo
Photo

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah sekolah di Banyuwangi. Salah satunya digelar di SMP Negeri 4 Banyuwangi pada Jumat (6/3).

Ratusan siswa kelas IX mengikuti try out tersebut dengan penuh antusias. Mereka mengerjakan berbagai soal yang berkaitan dengan materi literasi dan numerasi, yang juga menjadi bagian dari ujian dalam Tes Kemampuan Akademik.

Try out tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran kepada siswa mengenai bentuk soal sekaligus melatih kesiapan mental mereka dalam menghadapi ujian yang sesungguhnya.

Wakil Kepala SMPN 4 Banyuwangi Bidang Kurikulum, Moch Ainun Najib Aditya, mengatakan bahwa pelaksanaan try out sangat penting bagi siswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat membantu siswa membiasakan diri mengerjakan berbagai variasi soal yang kemungkinan akan muncul dalam TKA.

“Try out ini sangat dibutuhkan siswa agar mereka terbiasa menghadapi berbagai jenis soal. Dengan latihan seperti ini, mereka juga bisa mengukur kemampuan sebelum ujian sebenarnya,” ujarnya.

Najib menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik merupakan kebijakan baru yang mulai diterapkan tahun ini untuk menggantikan sistem Ujian Nasional.

Berbeda dengan sistem sebelumnya, seluruh siswa kelas IX akan mengikuti TKA.

Ia mencontohkan, pada tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hanya diikuti sebagian siswa melalui sistem sampling.

“Dulu saat UNBK hanya sampling sekitar 45 siswa saja yang ikut. Sekarang dengan sistem TKA, seluruh siswa kelas IX harus mengikuti tes tersebut,” jelasnya.

Di SMPN 4 Banyuwangi sendiri, jumlah siswa kelas IX yang akan mengikuti TKA mencapai 173 siswa.

Karena itu, pihak sekolah berupaya mempersiapkan para siswa sebaik mungkin agar mereka dapat menghadapi ujian dengan percaya diri.

Berbagai strategi pun dilakukan sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa. Salah satunya dengan memberikan tambahan latihan soal yang disusun oleh para guru.

Selain itu, sekolah juga membuat simulasi ujian mandiri agar siswa lebih terbiasa menghadapi model soal yang beragam.

“Kami menyiapkan yang terbaik untuk anak-anak. Di kelas mereka sudah digembleng dengan berbagai materi yang kami siapkan, termasuk dari berbagai sumber pembelajaran,” katanya.

Ia menambahkan, simulasi mandiri yang disusun oleh guru juga menjadi sarana latihan bagi siswa agar mereka terbiasa belajar secara mandiri.

Dengan latihan yang konsisten, diharapkan para siswa dapat lebih siap menghadapi ujian.

“Kami juga membuat simulasi dengan soal yang disusun guru agar siswa terbiasa mengerjakan soal secara mandiri,” terangnya.

Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, hasil Tes Kemampuan Akademik nantinya akan menjadi salah satu syarat bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Karena itu, persiapan yang matang menjadi sangat penting bagi para siswa kelas IX.

“Kami mendapat informasi bahwa hasil TKA akan menjadi salah satu syarat untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Maka anak-anak harus benar-benar siap,” tegasnya.

Selain membantu siswa berlatih, try out yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi juga memberikan pengalaman baru bagi para peserta.

Hal ini karena pelaksanaan try out dilakukan secara daring sehingga siswa dapat mengakses soal melalui perangkat komputer maupun gawai.

Dengan sistem tersebut, siswa dapat merasakan pengalaman ujian berbasis digital yang semakin umum diterapkan dalam berbagai sistem evaluasi pendidikan.

Sementara itu, Wakil Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Sidrotul Muntoha, mengatakan bahwa kegiatan try out tersebut merupakan hasil kerja sama antara Radar Banyuwangi, Dinas Pendidikan Banyuwangi, dan lembaga bimbingan belajar Neutron.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu siswa mempersiapkan diri secara maksimal sebelum mengikuti Tes Kemampuan Akademik.

“Melalui kegiatan ini kami berharap siswa menjadi lebih siap menghadapi TKA, baik dari sisi pemahaman materi maupun mental saat mengerjakan soal,” ujarnya.

Dengan adanya try out tersebut, para siswa diharapkan dapat mengetahui sejauh mana kemampuan mereka serta bagian mana yang masih perlu ditingkatkan sebelum pelaksanaan ujian sebenarnya.

“Harapannya, latihan ini bisa menjadi bekal bagi siswa untuk menghadapi TKA dengan lebih percaya diri,” pungkasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Try Out Radar Banyuwangi #Tes Kemampuan Akademik SMP #Try Out TKA Banyuwangi