Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SMPN 1 Kabat Kombinasikan Bijak Bermedsos hingga Berbagi Zakat Selama Ramadan

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 24 Februari 2026 | 09:00 WIB

NGAJI MEDSOS: Siswa SMPN 1 Kabat mengikuti kegiatan pondok Ramadan di sekolah setempat, Senin (23/2).
NGAJI MEDSOS: Siswa SMPN 1 Kabat mengikuti kegiatan pondok Ramadan di sekolah setempat, Senin (23/2).

RADARBANYUWANGI.ID - Program berbeda dijalankan  SMP Negeri 1 Kabat, pada Ramadan tahun ini.

Dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, para siswa diajari berbagai teori pendidikan agama hingga praktik ibadah seperti zakat bersama untuk mengisi kegiatan selama bulan suci.

Kepala Sekolah SMPN 1 Kabat H Catur Bagus Tonny Mahaendra, SPd mengatakan, perubahan ini disesuaikan dengan sistem baru dan waktu persiapan yang terbatas hanya tiga minggu.

Photo
Photo

Menurutnya program Ramadan kali ini tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga mengintegrasikan pembelajaran umum.

"Kami pilah menjadi tiga kegiatan utama agar lebih terarah dan tidak memberatkan, terutama jika dibandingkan dengan pondok pesantren Ramadan yang biasanya lebih intens," ujarnya.

Pada minggu pertama, sekolah menggelar beberapa kegiatan berbasis teori. Mulai dari  teori togharoh (penyucian diri) dengan fokus pada salat dan wudhu.

Berikutnya materi tambahan tentang bijak bermedia sosial yang dipandu tim dari Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Dalam sesi tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga jejak digital, menghindari penyebaran hoaks, serta menggunakan media sosial secara positif dan bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, mereka juga dilatih cara menulis caption foto yang menarik, informatif, dan tetap santun agar unggahan di media sosial lebih berkualitas.  

"Siswa langsung diajak praktik. Kami juga bahas etika pergaulan melalui diskusi dan studi kasus agar siswa bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Memasuki minggu kedua, yang bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS), program lebih diarahkan pada penguatan literasi dan numerasi.  

"Kami ingin siswa tetap mantap dalam pembelajaran akademik sambil menjaga semangat Ramadan," jelas Catur Bagus.

Puncaknya ada pada  minggu ketiga, yaitu berupa aksi nyata melalui zakat, bakti sosial, pembagian takjil (iftar), serta tadarus Al-Qur'an. Setiap hari kegiatan disesuaikan dengan jadwal yang telah dirancang.

Tak hanya zakat berupa beras, sekolah juga menghimpun barang-barang layak pakai dari siswa dan wali murid.

Biasanya, pakaian dan barang-barang berharga ini dipamerkan di sekolah. Sehingga warga sekitar yang mendapat zakat bisa datang langsung memilih dan menerima zakat tersebut.

Dengan program ini diharapkan tidak hanya memperkuat karakter siswa melalui pendidikan agama dan sosial, tetapi juga membekali mereka dengan literasi digital yang sehat di era teknologi saat ini. 

"Tujuannya adalah praktik nyata dalam beragama, sekaligus mencapai goal bersama, siswa bisa ikut merasakan berbagi,’’ tandasnya. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#smpn 1 kabat #Pondok Ramadan #Bijak Bermedsos