RADARBANYUWANGI.ID - Umat Islam di Indonesia kini telah memasuki hari ke-6 Ramadhan 1447 Hijriah.
Momentum ini menjadi pengingat penting untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak doa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT selama bulan suci.
Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh keberkahan. Setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya.
Salah satu amalan utama yang dianjurkan adalah berdoa, karena doa orang yang berpuasa memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT.
Doa Orang Berpuasa Mustajab
Keutamaan doa orang yang berpuasa disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW. Dalam riwayat yang disampaikan oleh Imam Al-Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda:
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٍ ؛ دَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Artinya:
"Ada tiga doa yang mustajab, yaitu doa orang yang berpuasa, doa musafir, dan doa orang yang teraniaya."
Hadis ini menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak doa, termasuk doa khusus hari ke-6.
Bacaan Doa Hari ke-6 Ramadhan
Mengutip buku Doa & Amalan di Bulan Rajab, Syaban, & Ramadhan, doa hari ke-6 Ramadhan berisi permohonan agar dijauhkan dari murka Allah SWT.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ لَا تَخْذُلْنِي فِيْهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ، وَلا تَضْرِبْنِي بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ، وَزَحْزِحْنِي فِيهِ مِنْ مُوجِبَاتِ سَخَطِكَ، بِمَنكَ وَآيَادِيكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِينَ
Bacaan Latin:
Allâhumma lâ takhdzulnî fîhi lita'arrudhi ma'shiyatika, wa lâ tadhribnî bisiyâthi naqimika, wa zahzihnî fîhi min mûjibâti sakhatika, bimannika wa âyâdika yâ muntahâ raghbatir râghibîn.
Artinya:
"Ya Allah, jangan hinakan aku di dalamnya karena terjerumus dalam maksiat kepada-Mu, jangan Engkau siksa aku, jauhkan aku dari sebab-sebab murka-Mu, dengan karunia dan anugerah-Mu, wahai puncak harapan orang-orang yang berharap."
Doa ini mengandung permohonan perlindungan agar terhindar dari dosa dan konsekuensi murka Allah SWT, sekaligus mengharap rahmat serta ampunan-Nya.
Keutamaan Hari ke-6 Ramadhan
Dalam kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah, dijelaskan bahwa setiap hari dalam Ramadhan memiliki keutamaan tersendiri.
Untuk hari ke-6, disebutkan ganjaran yang sangat besar bagi orang yang menjalankan puasa dengan ikhlas.
Di antaranya adalah balasan berupa kenikmatan surga yang sangat luas, lengkap dengan fasilitas dan kemuliaan yang tidak terbayangkan oleh manusia.
Gambaran ini menjadi motivasi spiritual agar umat Islam semakin semangat dalam menjaga kualitas ibadah.
Momentum Meningkatkan Kualitas Ibadah
Ramadhan adalah bulan pendidikan spiritual. Selain puasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak:
- Shalat malam (tarawih dan tahajud)
- Membaca Al-Qur’an
- Sedekah
- Dzikir
- Doa harian
Nabi Muhammad SAW, yang dikenal sebagai Muhammad, memberikan teladan untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan.
Beliau meningkatkan ibadahnya secara signifikan pada bulan suci ini.
Dengan mengamalkan doa hari ke-6 Ramadhan, umat Islam diharapkan semakin dekat dengan Allah SWT serta dijauhkan dari perbuatan yang dapat mendatangkan murka-Nya. (*)
Editor : Ali Sodiqin