Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

31 Siswa SMAN 1 Glagah Tembus Skor 500+, Arkandaffa Arjakumara Raih Nilai Tertinggi Tes Bahasa Inggris

Ali Sodiqin • Senin, 23 Februari 2026 | 06:45 WIB

Kepala SMAN 1 Glagah Abdullah saat melihat para siswa siswi mengerjakan soal TOEFL ITP beberapa waktu lalu
Kepala SMAN 1 Glagah Abdullah saat melihat para siswa siswi mengerjakan soal TOEFL ITP beberapa waktu lalu

RADARBANYUWANGI.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMAN 1 Glagah. Sebanyak 31 siswa berhasil mencatatkan capaian gemilang dalam tes kemampuan Bahasa Inggris internal sekolah.

Berdasarkan rekapitulasi nilai Listening, Structure, dan Reading, para siswa mampu meraih skor kompetitif dengan rata-rata di atas 500.

Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa kualitas penguasaan Bahasa Inggris siswa berada pada level yang siap ditingkatkan menuju standar internasional.

Photo
Photo

Arkandaffa Peringkat Pertama, Skor 563

Dalam hasil rekapitulasi nilai, peringkat pertama diraih Arkandaffa Arjakumara dengan total skor 563.

Posisi kedua ditempati Dhara Ayundhya Pramesti dengan skor 553, disusul Haikal Tsabat di peringkat ketiga dengan skor 550.

Posisi berikutnya ditempati Rossyane Allyna Rachim (543) dan Reisha Aisy Aurel Filomina (540).

Secara keseluruhan, 31 siswa yang masuk daftar capaian terbaik tersebut menunjukkan konsistensi nilai di atas angka 500.

Skor tersebut setara dengan kategori kemampuan Bahasa Inggris menengah-atas dan menjadi fondasi kuat untuk mengikuti tes standar internasional seperti TOEFL.

Disiapkan Menuju TOEFL ITP

Pihak sekolah tidak ingin berhenti pada capaian internal semata. Sejumlah siswa diberikan catatan khusus agar meningkatkan kemampuan melalui program TOEFL ITP maupun kelas persiapan TOEFL.

Langkah ini diambil untuk memperkuat daya saing akademik siswa, terutama dalam menghadapi seleksi perguruan tinggi favorit dan perburuan beasiswa, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala SMAN 1 Glagah, Abdullah, menyampaikan apresiasi atas kerja keras para siswa dalam meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris.

“Alhamdulillah, hasil ini menunjukkan bahwa siswa-siswi kami memiliki kompetensi Bahasa Inggris yang sangat baik. Namun kami tidak ingin berhenti sampai di sini. Kami mendorong mereka untuk meningkatkan skor ke level TOEFL ITP agar lebih siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Abdullah yang dikenal sebagai salah satu penerima Sunrise of Java Awards itu menegaskan, peningkatan kualitas Bahasa Inggris menjadi salah satu fokus utama sekolah dalam menyiapkan lulusan berdaya saing tinggi.

Program Intensif dan Simulasi Berkala

Sebagai tindak lanjut, sekolah akan memperkuat program pembinaan Bahasa Inggris melalui kelas intensif, simulasi tes berkala, serta pendampingan khusus bagi siswa yang ditargetkan mengikuti TOEFL ITP resmi.

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan skor siswa secara signifikan sekaligus membangun mental kesiapan menghadapi tes standar internasional.

Dengan strategi pembinaan terstruktur, SMAN 1 Glagah optimistis kualitas lulusan akan semakin meningkat, khususnya dalam penguasaan Bahasa Inggris sebagai salah satu kompetensi kunci abad ke-21.

“Prestasi ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang kesiapan mereka bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Abdullah.

Capaian 31 siswa tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa penguatan literasi global di lingkungan sekolah terus berjalan konsisten.

Dengan dukungan program berkelanjutan, SMAN 1 Glagah menargetkan semakin banyak siswa yang mampu menembus skor TOEFL ITP tinggi dan membuka peluang lebih luas di masa depan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#sman 1 glagah #TOEFL ITP #Tes Bahasa Inggris