Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

NASA Tunda Lagi Misi Bulan Artemis 2, Ini Penyebab Tak Terduganya

Lugas Rumpakaadi • Senin, 2 Februari 2026 | 06:15 WIB
NASA menunda peluncuran Artemis 2 ke Bulan akibat cuaca dingin ekstrem di Florida.
NASA menunda peluncuran Artemis 2 ke Bulan akibat cuaca dingin ekstrem di Florida.

RADARBANYUWANGI.ID - NASA kembali menunda misi bersejarah ke Bulan, Artemis 2.

Jadwal peluncuran yang semula direncanakan pada Jumat awal Februari kini diundur menjadi Minggu, 8 Februari 2026.

Penundaan ini terjadi akibat kondisi cuaca dingin ekstrem yang diperkirakan melanda Cape Canaveral, Florida, lokasi peluncuran roket raksasa setinggi 98 meter yang akan membawa kapsul Orion beserta para astronot.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip dari AFP pada Jumat (31/1/2026), NASA menyebutkan bahwa prakiraan cuaca akhir pekan ini tidak memenuhi kriteria keselamatan peluncuran.

Suhu beku yang mendekati titik nol derajat Celsius dinilai berpotensi melampaui batas aman yang telah ditetapkan dalam prosedur misi.

Florida yang selama ini dikenal dengan iklim hangat diperkirakan mengalami suhu terendah dalam beberapa dekade terakhir.

Kondisi tersebut merupakan dampak dari gelombang udara Arktik yang menyapu sebagian besar wilayah Amerika Serikat, menyusul badai musim dingin mematikan yang sebelumnya menyebabkan sejumlah daerah berada dalam status darurat.

Sebelum pengumuman penundaan, NASA sebenarnya tengah bersiap melaksanakan uji pengisian bahan bakar pada akhir pekan.

Uji ini merupakan tahapan krusial sebelum peluncuran roket dilakukan.

NASA menargetkan uji akhir dapat dilaksanakan pada Senin, apabila kondisi cuaca memungkinkan.

Setelah seluruh rangkaian uji selesai, tanggal peluncuran final Artemis 2 akan kembali dievaluasi.

Penundaan ini membuat peluang peluncuran Artemis 2 pada Februari 2026 semakin terbatas.

Saat ini, hanya tersisa tiga jendela waktu peluncuran potensial sepanjang bulan tersebut.

Sementara itu, empat astronot yang tergabung dalam tim Artemis 2 masih menjalani masa karantina di Houston, Amerika Serikat, guna memastikan kesehatan kru menjelang misi bersejarah ke orbit Bulan.

NASA menegaskan bahwa kapsul Orion tetap berada dalam kondisi aman meski suhu lingkungan menurun drastis.

Sistem pemanas dipasang di bagian atas kapsul untuk menjaga stabilitas suhu, serta sistem pembuangan udara telah dikonfigurasi khusus agar sesuai dengan kondisi cuaca dingin ekstrem.

Di sisi lain, NASA juga tengah mempersiapkan peluncuran kru baru menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Rotasi kru berikutnya dijadwalkan paling cepat pada Rabu, 11 Februari 2026, meski jadwal ini masih bergantung pada keputusan akhir terkait peluncuran Artemis 2.

Administrator Direktorat Misi Operasi Luar Angkasa NASA, Ken Bowersox, menyatakan bahwa tim bekerja dengan sangat hati-hati agar kedua misi dapat berjalan tanpa saling mengganggu.

Bahkan, terdapat kemungkinan kru Crew-12 di ISS berada di ruang angkasa secara bersamaan dengan tim Artemis 2.

Komandan Crew-12, Jessica Meir, menyambut antusias kemungkinan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa para astronot ISS akan senang jika dapat berkomunikasi langsung dari orbit dengan tim misi Bulan, menjadikan momen tersebut sebagai simbol kolaborasi antarmisi dalam eksplorasi luar angkasa.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#florida #artemis 2 #nasa