RADARBANYUWANGI.ID - Terobosan pendidikan terus dilakukan SMAN 1 Giri (Smagi) Taruna Bangsa Banyuwangi.
Di bawah kepemimpinan I Ketut Renen, sekolah ini tidak hanya fokus pada prestasi akademik nasional, tetapi juga serius membuka jalan global bagi para siswanya.
Smagi Taruna Bangsa kini dikenal sebagai sekolah yang mampu menjembatani, memfasilitasi, hingga mengantarkan lulusannya menembus perguruan tinggi luar negeri bonafide, bahkan dengan beasiswa penuh.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan pendidikan yang komprehensif.
Smagi Taruna Bangsa memberikan pendampingan menyeluruh bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit, baik di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk sekolah kedinasan. Hasilnya terlihat nyata.
Dari tahun ke tahun, jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) terus meningkat, baik melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Tak hanya di dalam negeri, prestasi membanggakan juga datang dari kancah internasional. Pada 2025 lalu, satu lulusan Smagi Taruna Bangsa berhasil diterima dan memperoleh beasiswa penuh di Beijing Institute of Technology, Tiongkok.
Capaian ini menjadi tonggak penting bahwa sekolah negeri di Banyuwangi mampu bersaing di level global.
Kepala SMAN 1 Giri Taruna Bangsa, I Ketut Renen, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah hasil instan.
Sekolah telah menyiapkan berbagai program dan fasilitas penunjang untuk membuka wawasan internasional siswa sejak dini.
Salah satunya melalui English Club Global Generation Network, forum diskusi daring antar siswa lintas daerah di Indonesia yang melatih kemampuan komunikasi global.
Selain itu, siswa Smagi Taruna Bangsa juga aktif sebagai peserta Nairong International Student Club (NISC) yang berbasis di Bangkok, Thailand.
Melalui komunitas ini, siswa mendapatkan pengalaman interaksi lintas budaya sekaligus memperkuat jejaring internasional.
Terbaru, Smagi Taruna Bangsa menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah Tiongkok.
Kerja sama ini membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi di berbagai perguruan tinggi ternama di Tiongkok, tidak terbatas hanya di Beijing.
“Kerja sama ini membukakan peluang siswa Smagi Taruna Bangsa mendapatkan beasiswa perguruan tinggi di Tiongkok. Tidak hanya di Beijing, tetapi juga di sejumlah kampus ternama lain yang membuka kesempatan beasiswa luar negeri,” jelas Ketut Renen.
Pada tahun 2026 ini, tercatat empat siswa Smagi Taruna Bangsa berminat melanjutkan pendidikan ke Tiongkok.
Saat ini, proses seleksi masih berlangsung. Ketut Renen menyebut, ada nilai tambah strategis jika siswa melanjutkan studi di Tiongkok dibanding negara lain.
“Siswa tidak hanya menguasai Bahasa Inggris, tetapi juga Bahasa Tiongkok. Mereka juga mendapatkan pengalaman budaya yang sangat kaya,” ungkapnya.
Ke depan, Smagi Taruna Bangsa tidak berhenti pada Tiongkok. Sekolah berlabel Taruna Bangsa ini berencana memperluas jejaring internasional ke negara lain, termasuk India, sebagai bagian dari visi mencetak lulusan berkarakter global namun tetap berakar pada nilai kebangsaan.
Dengan berbagai terobosan tersebut, Smagi Taruna Bangsa semakin menegaskan diri sebagai sekolah rujukan berorientasi global, sekaligus kebanggaan Banyuwangi dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di panggung dunia. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin