RADARBANYUWANGI.ID - Bulan suci Ramadan merupakan momen yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Pada bulan inilah umat Muslim menjalankan rukun Islam keempat, yaitu ibadah puasa, sekaligus memperbanyak amal ibadah, introspeksi diri, dan mempererat hubungan sosial serta kekeluargaan.
Selain kewajiban berpuasa, Ramadan memiliki berbagai keutamaan yang sangat besar.
Al-Qur’an diturunkan pada bulan ini, pintu ampunan dan rahmat Allah terbuka luas, serta hadirnya malam Lailatul Qadr yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.
Keistimewaan inilah yang menjadikan Ramadan selalu disambut dengan penuh antusias.
Seiring mendekatnya waktu, banyak masyarakat Muslim mulai mencari informasi seputar Ramadan 2026 berapa hari lagi.
Berdasarkan perhitungan Kalender Hijriah 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, awal Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Jika dihitung dari Selasa, 27 Januari 2026, maka puasa Ramadan 2026 tinggal 21 hari lagi.
Hitung mundur ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk mulai mempersiapkan diri, baik dari sisi fisik, mental, maupun spiritual, agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal.
Meski demikian, penetapan resmi awal puasa Ramadan di Indonesia tetap menunggu hasil sidang isbat yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama.
Sidang ini mempertimbangkan metode hisab dan rukyat sebagai dasar penentuan awal bulan Hijriah.
Sementara itu, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan awal puasa Ramadan 2026 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Penetapan ini didasarkan pada Maklumat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/1.1/B/2025 serta penggunaan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Perbedaan penetapan awal Ramadan antara pemerintah dan Muhammadiyah merupakan hal yang lazim terjadi dan telah menjadi bagian dari dinamika penentuan kalender Islam di Indonesia.
Umat Islam diimbau untuk tetap saling menghormati perbedaan tersebut dan menunggu pengumuman resmi pemerintah sebagai acuan nasional.
Editor : Lugas Rumpakaadi