Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sekolah Rakyat Berstandar Internasional Dibangun di Banyuwangi, Ini Fasilitas Lengkapnya

Sigit Hariyadi • Kamis, 22 Januari 2026 | 21:15 WIB
Menempati lahan seluas 7 hektare, gedung Sekolah Rakyat (SR) mulai dibangun di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar. Gedung ini dilengkapi lapangan basket, jogging track, dan berbagai fasilitas lainnya.
Menempati lahan seluas 7 hektare, gedung Sekolah Rakyat (SR) mulai dibangun di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar. Gedung ini dilengkapi lapangan basket, jogging track, dan berbagai fasilitas lainnya.

RADARBANYUWANGI.ID - Gedung Sekolah Rakyat (SR) permanen berstandar internasional mulai dibangun di Banyuwangi.

Sekolah ini diproyeksi mampu menampung seribu siswa.

Gedung SR permanen tersebut dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI di lahan seluas tujuh hektare (Ha) di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar.

Lahan tersebut disediakan oleh Pemkab Banyuwangi.

Bupati Ipuk Fiestiandani bersyukur pembangunan SR permanen berstandar internasional di kabupaten The Sunrise of Java sudah dimulai.

“Kami berharap pembangunannya berjalan lancar,” ujarnya, Kamis (22/1/2025).

Sekolah ini dirancang dengan arsitektur ruang yang sehat dan nyaman, mempertimbangkan aspek bangunan ramah lingkungan hingga integrasi teknologi untuk praktik pendidikan yang inovatif.

Berbagai fasilitas yang akan dibangun di antaranya gedung sekolah, asrama putra dan putri masing-masing untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Juga terdapat fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola, basket dan atletik hingga gedung ibadah dan aula. Gedung ini juga mengakomodasi arsitektur khas Banyuwangi.

“Targetnya Sekolah Rakyat ini akan selesai pada Agustus tahun ini. Selanjutnya, siswa yang ada saat ini akan pindah ke sana semua. Semoga sekolah ini membuat anak-anak betah dan semangat belajar, karena sekolahnya didesain aman, nyaman, dan memiliki fasilitas yang lengkap,” ungkap Ipuk.

Saat ini di Banyuwangi sudah berdiri dua RS yang menempati bangunan sementara.

Yang pertama adalah Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 (SRT 2) Gedung Balai Diklat PNS di Kecamatan Licin (beroperasi sejak Juli 2025).

Sekolah ini memiliki jenjang SD-SMA dengan jumlah siswa 125 orang.

Selain itu terdapat Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 (SRT 46) yang berada di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Kecamatan Muncar.

Sekolah Rakyat yang direSmikan pada September 2025 ini memiliki jenjang mulai SD-SMA dengan jumlah siswa sebanyak 73 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo Wicaksono menambahkan, bangunan SR dibangun dengan mengandalkan aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. 

“Nanti bangunan SD, SMP, SMA berbeda. Ada pula Asrama siswa putra dan putri, serta asrama untuk guru,” kata pria yang karib disapa Yayan tersebut.

Sekolah ini juga bakal dilengkapi dengan fasilitas olahraga yakni lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, dan berbagai fasilitas lainnya. (sgt)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#internasional #Sekolah Rakyat #banyuwangi