Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Diprediksi Datang 2027, Siang Hari Berubah Jadi Malam

Lugas Rumpakaadi • Senin, 19 Januari 2026 | 11:39 WIB
Gerhana matahari total terpanjang abad ini akan terjadi 2 Agustus 2027.
Gerhana matahari total terpanjang abad ini akan terjadi 2 Agustus 2027.

RADARBANYUWANGI.ID - Fenomena astronomi selalu berhasil memikat perhatian publik, terutama peristiwa langka seperti gerhana matahari total.

Berdasarkan kalender resmi Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), dunia akan menyaksikan gerhana matahari total terpanjang dalam 100 tahun terakhir pada 2 Agustus 2027.

Peristiwa ini diprediksi menjadi salah satu momen astronomi paling penting di abad ke-21.

Kapan dan di Mana Gerhana Matahari Total 2027 Terjadi?

Gerhana matahari total 2 Agustus 2027 akan melintasi wilayah Afrika Utara hingga Timur Tengah.

Jalur totalitas dimulai dari Maroko dan Spanyol selatan, lalu bergerak melintasi Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, Yaman, hingga pantai Somalia.

Menurut laporan NASA dan European Space Agency (ESA), puncak gerhana akan terjadi di Luxor, Mesir, dengan durasi totalitas mencapai 6 menit 23 detik.

Durasi ini menjadikannya sebagai gerhana matahari total terlama yang dapat diamati dari daratan hingga setidaknya tahun 2132.

Lamanya totalitas disebabkan oleh posisi Bulan yang relatif dekat dengan Bumi, sementara Matahari berada pada jarak yang cukup jauh, sehingga Bulan tampak lebih besar dan mampu menutupi seluruh cakram Matahari.

Apa yang Terjadi Saat Gerhana Matahari Total?

Pada fase totalitas, Bulan sepenuhnya menutupi Matahari dan menyebabkan siang hari berubah menjadi gelap sementara.

Dalam kondisi ini:

Fenomena ini sangat berharga bagi penelitian ilmiah, khususnya untuk mempelajari struktur dan dinamika korona Matahari yang sulit diamati dalam kondisi normal.

Baca Juga: Vivo X300 Ultra Resmi Lolos TKDN, Flagship Kamera 200MP Ini Siap Guncang Indonesia

Apakah Gerhana 2027 Bisa Dilihat dari Indonesia?

Sayangnya, Indonesia tidak termasuk dalam jalur totalitas gerhana matahari total 2 Agustus 2027.

Oleh karena itu, masyarakat di Tanah Air tidak dapat menyaksikan gerhana ini secara langsung.

Meski demikian, fenomena ini tetap dapat diikuti melalui siaran langsung (live streaming) dari lembaga astronomi dan komunitas pengamat langit internasional.

Gerhana Matahari Cincin 2026 dan Fenomena Lainnya

Sebelum peristiwa 2027, NASA juga memprediksi terjadinya gerhana matahari cincin pada 17 Februari 2026.

Pada fenomena ini, Bulan menutupi sekitar 96 persen cakram Matahari dan menyisakan cincin cahaya terang yang dikenal sebagai efek “cincin api”.

Gerhana matahari cincin tersebut hanya dapat diamati dari wilayah terpencil di Antartika.

Sementara itu, sebagian Afrika selatan dan wilayah paling selatan Amerika Selatan hanya akan melihat gerhana matahari sebagian.

Daftar Gerhana Tahun 2026 Menurut NASA

NASA mencatat akan terjadi empat gerhana sepanjang tahun 2026, yaitu:

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa hanya satu gerhana yang dapat diamati dari Indonesia, yakni Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026, karena terjadi pada malam hari waktu Indonesia.

Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari

NASA menegaskan bahwa gerhana matahari tidak boleh dilihat dengan mata telanjang, baik total, cincin, maupun sebagian.

Paparan cahaya Matahari dapat menyebabkan kerusakan permanen pada retina dalam waktu singkat.

Berikut cara aman menyaksikan gerhana matahari:

Metode ini memungkinkan pengamatan bayangan Matahari tanpa risiko cedera mata.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#gerhana matahari total #lokasi #durasi #Cara Menyaksikan