Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Khutbah Jumat: Memperbanyak Amal Saleh di Bulan Rajab

Ali Sodiqin • Jumat, 26 Desember 2025 | 14:41 WIB
ILUSTRASI suasana khutbah Jumat.
ILUSTRASI suasana khutbah Jumat.

RADARBANYUWANGI.ID - Contoh teks khutbah Jumat tentang Memperbanyak Amal Saleh di Bulan Rajab. Bulan Rajab sebagai persiapan spiritual menuju Ramadan.

Berikut contoh singkat teks khutbah Jumat:


Khutbah Pertama

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya.

Takwa adalah bekal terbaik dalam menjalani kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.

Pada kesempatan khutbah ini, khatib mengajak diri pribadi dan jamaah sekalian untuk merenungi keutamaan bulan Rajab, salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Bulan Rajab termasuk empat bulan haram (asyhurul hurum) sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ada dua belas bulan… di antaranya ada empat bulan haram.”
(QS. At-Taubah: 36)

Bulan Rajab menjadi momentum penting untuk memperbanyak amal saleh dan menjauhi perbuatan dosa.

Para ulama menyebut Rajab sebagai bulan menanam, Sya’ban sebagai bulan menyiram, dan Ramadan sebagai bulan memanen pahala.

Oleh karena itu, siapa yang tidak memulai kebaikan di bulan Rajab, dikhawatirkan ia akan kehilangan banyak keberkahan di bulan Ramadan.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Ada beberapa amalan yang dianjurkan di bulan Rajab, di antaranya:

  1. Memperbanyak istighfar dan taubat
    Bulan Rajab adalah waktu yang tepat untuk membersihkan hati dari dosa dan maksiat. Rasulullah SAW bersabda:
    “Setiap anak Adam pasti berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.” (HR. Tirmidzi)
  2. Memperbanyak puasa sunnah
    Puasa di bulan haram memiliki keutamaan tersendiri. Meskipun tidak ada puasa khusus Rajab yang diwajibkan, puasa sunnah tetap sangat dianjurkan sebagai bentuk pengendalian diri dan peningkatan ketakwaan.
  3. Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
    Bulan Rajab adalah pintu menuju bulan kelahiran Nabi dan bulan turunnya Al-Qur’an. Maka perbanyaklah shalawat sebagai wujud cinta kepada Rasulullah SAW.
  4. Meningkatkan sedekah dan amal sosial
    Sedekah di bulan mulia akan dilipatgandakan pahalanya. Ringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.
  5. Menjaga lisan dan akhlak
    Karena Rajab adalah bulan haram, maka dosa pun lebih berat nilainya. Hindari ghibah, fitnah, adu domba, serta segala bentuk kemaksiatan.

Jamaah rahimakumullah,

Mari kita jadikan bulan Rajab sebagai titik awal hijrah menuju pribadi yang lebih baik, lebih taat, dan lebih bermanfaat.

Jangan sampai bulan mulia ini berlalu tanpa makna dan amal.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.


Khutbah Kedua

الحمد لله حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه كما يحب ربنا ويرضى.
أشهد أن لا إله إلا الله، وأشهد أن محمداً رسول الله.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita kembali meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Bulan Rajab adalah kesempatan emas untuk memperbaiki hubungan kita dengan Allah dan dengan sesama manusia.

Jangan tunda taubat, jangan menunda kebaikan. Sebab kita tidak tahu apakah masih dipertemukan dengan bulan Sya’ban dan Ramadan.

Gunakan sisa umur dengan amal yang mendekatkan diri kepada Allah.

Mari kita berdoa agar Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk istiqamah dalam ketaatan.

اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان
اللهم اغفر لنا ذنوبنا، وكفر عنا سيئاتنا، وتوفنا مع الأبرار
اللهم أصلح أحوالنا، واشرح صدورنا، واجعلنا من عبادك المتقين

عباد الله،
إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون.

فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر.


Catatan Bagi Khotib

Rukun khutbah Jumat adalah bagian wajib yang harus ada dalam khutbah.

Jika salah satu rukun ini tidak terpenuhi, khutbah dan salat Jumat menjadi tidak sah menurut jumhur (mayoritas) ulama.

Berikut rukun khutbah Jumat yang umum dipakai di Indonesia (mazhab Syafi’i):

5 Rukun Khutbah Jumat

  1. Membaca Hamdalah

Memuji Allah SWT dalam kedua khutbah.

Contoh:

الحمد لله رب العالمين

  1. Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Minimal menyebut nama Nabi.

Contoh:

اللهم صل على محمد

  1. Berwasiat Taqwa

Mengajak jamaah untuk bertakwa kepada Allah SWT dengan kalimat nasihat atau perintah ketaatan.

Contoh:

أوصيكم ونفسي بتقوى الله

  1. Membaca Ayat Al-Qur’an

Minimal satu ayat yang sempurna maknanya, dibaca pada salah satu khutbah (lebih utama di khutbah pertama).

Contoh ayat:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ

  1. Membaca Doa untuk Kaum Muslimin

Doa kebaikan untuk kaum muslimin dan mukminin, dibaca pada khutbah kedua.

Contoh:

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات

Catatan Penting

Tambahan Menurut Mazhab Lain

Sebagai pengetahuan:

Editor : Ali Sodiqin
#memperbanyak amal shaleh #khutbah jumat #teks khutbah jumat #Bulan Rajab