Dahulu bernama Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (Smada) Banyuwangi.
Lalu berganti nama sejak 1997 menjadi SMAN 1 Giri.
Dan terakhir tahun 2020 menjadi SMAN 1 Giri Taruna Bangsa atau biasa dengan Smagi Taruna Bangsa.
Sejak awal berdiri Smagi Taruna Bangsa sudah menjadi sekolah favorit di Kabupaten Banyuwangi.
Menjadi prioritas pilihan bagi lulusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banyuwangi.
Hal ini dikarenakan, sejarah dahulu mencatat saat bernama Smada Banyuwangi, sekolah ini terkenal dengan kegiatannya yang beragam.
Dan salah satunya adalah Festival Band Pelajar yang mencakup tingkat Se Jawa dan Bali.
Dengan dipadu hasil kreasi seni siswa Smada Banyuwangi waktu itu dengan nama Gelar Prabangkara Gebyar Nuansa Seni (GPGNSS) Smada.
Sebuah kegiatan positif yang gebyar tersohor, dan tidak dimiliki oleh sekolah lain.
Hingga saat ini sekolah yang sudah berumur 52 tahun ini, tahun demi tahun tetap menjaga marwah GPGNSS.
Dies Natalis Smagi Taruna Bangsa yang diperingati setiap Desember ini merupakan refleksi sekolah terhadap apa yang telah dilakukan selama ini.
Selain itu juga memberikan ruang kepada siswa dalam bentuk pengembangan bakat minat yang ada. Diantaranya adalah Lomba Baris Berbaris (LBB) dan lainnya.
Bersamaan dengan rangkaian Dies Natalies adalah keterlibatan siswa SMP dalam peserta berbagai lomba yang diselenggarakan.
Diantaranya Smagi English Olympiad, Lomba Baca Puisi, Lomba Vokal Solo, Three On Three Competition, E-Sport dan Lomba Tenis Lapangan.
Pengembangan bakat apa saja yang diselenggarakan, sarana apa yang dapat menunjang hingga sistem pendidikan yang berbeda.
Yakni sistem kesamaptaan yang berlaku di Smagi Taruna Bangsa. Lomba-lomba yang dilaksanakan sejak Minggu (14/12) lalu ini semuanya bertempat di Smagi Taruna Bangsa.
I Ketut Renen Kepala Smagi Taruna Bangsa menjelaskan Refleksi diri dibutuhkan supaya setiap civitas Smagi Taruna Bangsa bisa mengevaluasi apa saja yang telah dilakukan serta mengukur apa saja yang akan diraih kedepannya.
“Dengan begitu motivasi akan selaras dengan visi misi sekolah,” lanjut Ketut.
Nantinya puncak Dies Natalis ke 52 akan dilaksanakan pada Jumat (19/12) dengan menyelenggarakan GPGNSS ke XL di halaman Smagi Taruna Bangsa.
Editor : Gerda Sukarno Prayudha