Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Festival Kita Bisa 2025 Dorong Potensi dan Prestasi Pelajar Disabilitas di Banyuwangi

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 14 Desember 2025 | 12:15 WIB
JAGO MAIN ALAT MUSIK: Anak-anak berkebutuhan khusus cukup piawai memainkan gitar dan bass dalam Festival Kita Bisa.
JAGO MAIN ALAT MUSIK: Anak-anak berkebutuhan khusus cukup piawai memainkan gitar dan bass dalam Festival Kita Bisa.

RADARBANYUWANGI.ID – Beragam kreasi seni dan olahraga dari anak-anak penyandang disabilitas ditampilkan dalam ajang Festival Kita Bisa di Banyuwangi Park, Sabtu (13/12).

Festival tersebut diikuti ratusan pelajar SD dan SMP se-Kabupaten Banyuwangi.

Puluhan peserta di antaranya merupakan anak berkebutuhan khusus yang menempuh pendidikan di sekolah reguler.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir memberikan piala kepada para anak berkebutuhan khusus (ABK) yang menjadi juara dalam Festival Kita Bisa. Ada pemenang lomba lari, lomba puisi, dan lomba nyanyi untuk ABK.

Kegiatan tersebut sekaligus digelar untuk memeriahkan rangkaian Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember lalu.

“Keterbatasan mereka bukanlah kekurangan. Justru dari sana lahir prestasi yang membanggakan kita semua. Festival ini adalah wujud komitmen Pemkab Banyuwangi memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak,” kata Bupati Ipuk.

Ipuk menegaskan, Banyuwangi berkomitmen menjadi kabupaten yang inklusif bagi semua. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya memberi ruang ekspresi melalui festival, tetapi juga menyerap aspirasi penyandang disabilitas melalui program ”Rembug Disabilitas”.

Dari forum tersebut, pemkab merumuskan kebijakan berbasis pengalaman nyata penyandang disabilitas untuk mewujudkan harapan yang mereka inginkan.

“Kami juga melaksanakan program sekolah inklusif yang memberikan kersempatan bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk bisa bersekolah di sekolah umum bersama teman lainnya,” sambungnya.

Masih di sektor pendidikan, pemkab telah membuka jalan bagi difabel yang ingin meraih cita-citanya. Pemkab selama ini memberikan beasiswa Banyuwangi Cerdas, salah satunya bagi pelajar difabel berprestasi.

Sementara di sektor ketenagakerjaan, pemerintah daerah juga membuka peluang bagi difabel untuk menjadi ASN.

“Anak-anak jangan menyerah, selalu ada jalan untuk yang sungguh-sungguh mengejar impiannya. Kami telah membuka peluang ini dan akan menjembatani,” kata Ipuk.

Ipuk juga mengajak para pelajar untuk saling menghargai dan saling membantu. Tidak boleh ada perundungan, penghinaan, maupun kekerasan terhadap anak-anak dengan keterbatasan fisik. (mg1-Bagus Tegar/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Inklusif #festival kita bisa #banyuwangi #disabilitas