RADARBANYUWANGI.ID - Berikut teks khutbah Jumat lengkap untuk tanggal 12 Desember 2025 / 21 Jumādil Ākhir / Tsaniyah 1447 H.
Contoh teks khutbah ini sudah disertai pembuka–penutup dengan bahasa Arab, ayat Al-Qur’an, dan hadits, serta pembahasan peristiwa sejarah bulan Jumadil Akhir.
KHUTBAH PERTAMA
Pembuka Khutbah (Arab)
الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا.
مَن يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أنّ محمداً عبده ورسوله.
اللهم صلّ وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
أوصيكم ونفسي بتقوى الله فقد فاز المتقون. قال الله تعالى:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
(آل عمران: 102)
Tema Khutbah:
"Pelajaran Besar dari Peristiwa Jumadil Akhir dalam Sejarah Islam"
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullāh,
Kita telah memasuki tanggal 21 Jumadil Akhir 1447 H, bulan yang tidak hanya menjadi pengingat waktu dalam kalender hijriah, tetapi juga menyimpan peristiwa-peristiwa besar yang memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam.
Setiap peristiwa yang terjadi pada bulan ini bukan hanya catatan sejarah, tetapi juga hikmah untuk memperkuat iman, keteguhan hati, serta kecintaan kita kepada ulama dan para pemimpin terdahulu.
1. Kelahiran Sayyidah Fāthimah Az-Zahrā radhiyallāhu ‘anhā
Pada 20 Jumadil Akhir, lahir putri mulia Rasulullah SAW, Fāṭimah Az-Zahrā, perempuan suci yang menjadi teladan agung bagi seluruh muslimah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
« فَاطِمَةُ سَيِّدَةُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ »
"Fathimah adalah penghulu wanita penghuni surga." (HR. Tirmidzi)
Dari beliau, kita belajar keteguhan, kesederhanaan, dan pengorbanan dalam membela dakwah Nabi SAW.
2. Wafatnya Abu Bakr Ash-Shiddīq pada 21 Jumadil Akhir
Hari ini—21 Jumadil Akhir—juga memperingati wafatnya Abu Bakar Ash-Shiddiq, khalifah pertama, sahabat terdekat Rasulullah SAW, dan manusia terbaik setelah para nabi.
Abu Bakar wafat pada 21 Jumadil Akhir 13 H, meninggalkan teladan kepemimpinan yang penuh kejujuran dan ketegasan dalam menjaga agama.
Rasulullah SAW bersabda:
« لَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا خَلِيلًا لَاتَّخَذْتُ أَبَا بَكْرٍ خَلِيلًا »
"Seandainya aku boleh mengambil seorang kekasih, niscaya aku memilih Abu Bakar." (HR. Bukhari)
3. Pengangkatan Umar bin Khattab sebagai Khalifah — 22 Jumadil Akhir
Esok harinya setelah wafat Abu Bakar, yaitu 22 Jumadil Akhir 13 H, Umar bin Khattab diangkat menjadi khalifah kedua. Di masa kepemimpinannya, Islam meluas ke berbagai penjuru dunia.
Kepemimpinan Umar mencerminkan keberanian, keadilan, dan kebijaksanaan yang menjadi teladan bagi pemimpin sepanjang zaman.
4. Kemenangan Umat Islam atas Byzantium
Pada bulan Jumadil Akhir pula terjadi kemenangan besar umat Islam dalam beberapa pertempuran melawan Romawi Timur (Byzantium), seperti Ajnadayn dan pendahuluan menuju Yarmuk.
Allah berfirman:
إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
(محمد: 7)
"Jika kalian menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan meneguhkan langkah kalian."
Kemenangan tersebut menunjukkan kekuatan iman, kedisiplinan pasukan, dan keteguhan para sahabat dalam mempertahankan kebenaran.
5. Perang Jamal (36 H)
Pada 10 Jumadil Akhir 36 H meletus Perang Jamal—satu dari peristiwa paling berat dalam sejarah Islam. Meski terjadi di antara sahabat, Allah tetap memberi kemenangan kepada kubu Ali bin Abi Thalib.
Nahnu Ahlus Sunnah mengambil pelajaran, tidak mencela para sahabat, karena mereka adalah manusia mulia yang berijtihad.
Rasulullah ﷺ bersabda:
« لَا تَسُبُّوا أَصْحَابِي »
"Janganlah kalian mencela para sahabatku." (HR. Bukhari)
6. Wafatnya Jalaluddin Rumi
Pada awal bulan Jumadil Akhir juga dikenal wafatnya Jalaluddin Rumi, seorang sufi besar yang meninggalkan karya sastra dan hikmah mendalam tentang cinta kepada Allah dan perjalanan spiritual manusia.
Beliau mengingatkan umat untuk kembali kepada Allah melalui hati yang bersih dan jiwa yang tenang.
Hikmah Jumadil Akhir bagi Kita Hari Ini
-
Meneladani keberanian para sahabat.
-
Memperkuat akhlak keluarga melalui teladan Fatimah Az-Zahra.
-
Menjaga persatuan umat agar tidak mengulang konflik seperti Perang Jamal.
-
Meningkatkan keimanan dan menjaga amanah seperti Abu Bakar dan Umar.
-
Mengambil hikmah dari sejarah agar umat semakin matang dan bijak.
Penutup Khutbah Pertama (Arab)
أقول قولي هذا، وأستغفرُ اللهَ العظيمَ لي ولكم، فاستغفروهُ إنهُ هو الغفورُ الرحيم.
KHUTBAH KEDUA
الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
عباد الله، اتقوا الله حق التقوى، وتمسَّكوا من الإسلام بالعروة الوثقى.
Hari-hari yang kita lalui dalam bulan Jumadil Akhir hendaknya menjadi momen memperkuat kembali keimanan.
Sejarah para sahabat dan ulama adalah cahaya untuk menerangi jalan hidup kita. Mereka adalah teladan perjuangan, keikhlasan, dan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang meneladani jejak mereka:
• kuat dalam ujian,
• adil dalam amanah,
• dan rendah hati dalam kebaikan.