Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dispendik Kirim 246 Guru PAI Ikut Program PPG Tahun Ini

Sigit Hariyadi • Rabu, 10 Desember 2025 | 22:44 WIB
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menyerahkan Anugerah Tanda Cinta PAI kepada Bupati Ipuk di Jakarta pada Selasa (2/12).
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menyerahkan Anugerah Tanda Cinta PAI kepada Bupati Ipuk di Jakarta pada Selasa (2/12).

 

RADARBANYUWANGI.ID – Pemkab Banyuwangi benar-benar menaruh concern terhadap sektor pendidikan di Bumi Blambangan. Bahkan di tengah efisiensi anggaran pun, sektor yang satu ini tetap menjadi prioritas utama pembangunan di kabupaten the Sunrise of Java.

Tahun depan, misalnya, efisiensi anggaran dari pemerintah pusat masih akan terus berjalan. Tahun depan transfer pusat ke Banyuwangi dipangkas hingga Rp 660 miliar.

Pemangkasan ini memaksa Pemkab Banyuwangi harus menggeser beberapa program prioritas. Namun, pemkab memastikan sektor layanan dasar, khususnya kesehatan dan pendidikan akan tetap menjadi prioritas utama tahun depan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Guntur Priambodo mengatakan, fokus anggaran diarahkan ke kebutuhan primer masyarakat. Mulai peningkatan akses layanan kesehatan, perbaikan fasilitas pendidikan, hingga program-program yang langsung bersentuhan dengan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, di tahun ini Banyuwangi berhasil meraih prestasi di bidang pendidikan. Sejumlah siswa menjadi juara olimpiade tingkat nasional hingga internasional. Selain itu, Pemkab Banyuwangi meraih Anugerah Tanda Cinta Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025 dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Anugerah Tanda Cinta PAI diberikan kepada Pemkab Banyuwangi karena dinilai mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan agama Islam melalui peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru PAI di daerah. Salah satunya dengan memfasilitasi guru PAI –baik di sekolah negeri maupun swasta– untuk mengikuti pendidikan profesi guru (PPG).

Bupati Ipuk mengatakan, peningkatan kualitas PAI di Banyuwangi merupakan tanggung jawab bersama.  “Alhamdulillah, kami berterima kasih atas apresiasi Kemenag atas upaya daerah mendukung penguatan pendidikan agama,” ujarnya kemarin (5/12).

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno menambahkan, pelaksanaan Program PPG guru Agama Islam Banyuwangi pada tahun 2024 diikuti total sebanyak total 379 guru tingkat SD dan SMP dari sekolah negeri dan swasta se Banyuwangi. “Mereka menjalani PPG selama empat bulan di universitas yang ditunjuk oleh Kemenag. Untuk Banyuwangi dilaksanakan di UIN KHAS Jember,” katanya.

Tidak berhenti sampai di situ, pada tahun ini Pemkab Banyuwangi kembali mengirimkan guru Agama Islam untuk mengikuti program PPG. Guru yang difasilitasi sebanyak 246 orang. “Dengan dikirimnya para guru tersebut, saat ini semua guru agama Islam sudah mengikuti program PPG dari Kemenag.  Selain untuk peningkatan kompetensi dan profesionalitas, program PPG ini juga menjadi salah satu syarat bagi para guru untuk mendapatkan sertifikasi dari Kemenag,” pungkasnya. (sgt)

Editor : Sigit Hariyadi
#pendidikan #Dispendik banyuwangi #banyuwangi