RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menguatkan akses pendidikan bagi seluruh warga, tak terkecuali mereka dari keluarga kurang mampu.
Dukungan tersebut tidak hanya diberikan pada jenjang sekolah dasar hingga menengah, tetapi juga diperluas untuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi.
Langkah ini menjadi komitmen Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi agar tidak ada anak usia sekolah yang putus studi maupun mahasiswa berprestasi yang gagal untuk melanjutkan kuliah hanya karena faktor ekonomi.
Kepala Dispendik Banyuwangi, Suratno, menegaskan bahwa pemerintah daerah benar-benar serius membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pemuda daerah untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.
“Untuk bantuan di level mahasiswa, kita ada program Beasiswa Banyuwangi Cerdas, yang merupakan bidik misi daerah bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi,” ujar Suratno.
1. Beasiswa Banyuwangi Cerdas
Program ini diperuntukkan bagi putra-putri daerah Banyuwangi yang diterima di perguruan tinggi mitra pemerintah kabupaten.
Saat ini, terdapat delapan kampus mitra, termasuk Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang telah membuka kelas di Banyuwangi.
Beasiswa ini mencakup biaya kuliah hingga empat tahun, sehingga mahasiswa bisa fokus belajar tanpa memikirkan beban finansial.
Syarat utama Beasiswa Banyuwangi Cerdas:
- Mahasiswa asal Banyuwangi
- Berasal dari keluarga tidak mampu
- Kuliah di perguruan tinggi mitra program Pemkab Banyuwangi
2. Beasiswa Prestasi untuk Mahasiswa di Kampus Mana Pun
Tak hanya itu, Dispendik juga menyediakan Beasiswa Prestasi bagi mahasiswa Banyuwangi yang kuliah di universitas mana saja di Indonesia.
Namun, bentuk bantuan ini dibayarkan satu kali, berbeda dari skema bidik misi daerah.
“Syaratnya mahasiswa sudah menempuh minimal dua semester dan masuk dalam database kemiskinan kami. Maka ia berhak menerimanya,” terang Suratno.
Syarat Beasiswa Prestasi:
- Minimal semester 3
- Mahasiswa asal Banyuwangi
- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau basis data kemiskinan
- Memiliki prestasi akademik atau non-akademik
Harapan Pemkab: Tak Ada Lagi Alasan Putus Kuliah
Dengan dua skema beasiswa ini, Pemkab berharap tidak ada lagi generasi muda Banyuwangi yang mengubur mimpi kuliah hanya karena keterbatasan ekonomi.
Suratno menyebut bahwa pendidikan merupakan investasi besar untuk masa depan daerah.
“Kami berharap semakin banyak putra-putri Banyuwangi yang dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa terbebani masalah biaya.”
Program ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk masa depan anak-anak Banyuwangi: yang berprestasi, harus naik kelas; yang tidak mampu, wajib dibantu. (*)
Editor : Ali Sodiqin