Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Peraih Medali Perak IJSO di Rusia Disambut Bak Pahlawan, Wabup Banyuwangi: Prestasi yang Diraih Reyno Jadi Inspirasi

Zamrozi Wahyu • Jumat, 5 Desember 2025 | 11:30 WIB
Reyno Felix Altair Hidayat tiba di MTsN 3 Banyuwangi disambut Wabup Mujiono, Kadispendik Suratno, Kasi Madrasah Kemenag Fakhrurozi, para guru, dan siswa, Kamis (4/12).
Reyno Felix Altair Hidayat tiba di MTsN 3 Banyuwangi disambut Wabup Mujiono, Kadispendik Suratno, Kasi Madrasah Kemenag Fakhrurozi, para guru, dan siswa, Kamis (4/12).

RADARBANYUWANGI.ID - Reyno Felix Altair Hidayat, pelajar asal Banyuwangi yang meraih prestasi gemilang di ajang International Junior Science Olimpiade (IJSO) Rusia kembali ke Banyuwangi, Kamis (4/12).

Reyno telah mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perak dalam ajang IJSO.

Begitu tiba di Bandara Banyuwangi sekitar pukul 10.00, Reyno tidak langsung pulang ke rumahnya.

Ia lebih dulu mendatangi tempat belajarnya, yaitu MTs Negeri 3 Banyuwangi. Begitu masuk pintu gerbang sekolah, Reyno disambut meriah bak pahlawan.

Guru dan teman-temannya mengelu-elukan Reyno dengan penuh gegap gempita.

Yang menairk, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno, hingga Kasi Pendidikan Madrasah, Fakhrurozi turut hadir menyambut kedatangan Reyno.

Karpet merah dan tepuk tangan para siswa ikut menyambut kedatangan peraih medali perak di IJSO Rusia tersebut.

Bendera merah putih turut dikibarkan oleh siswa kelas sembilan tersebut.

Reyno  mengucapkan rasa terima kasih kepada guru, orang tua, dan teman-temannya yang telah memberikan dukungan dan bimbingan.

Rasa terima kasih juga diucapkan kepada Novi yang telah memberikan bimbingan dan motivasi menjelang olimpiade.

"Dari dukungan mereka, menjadikan saya bisa meraih posisi saat ini," katanya.

Reyno menceritakan bagaimana pengalaman dalam mengikuti IJSO. Mulai dari proses seleksi ketat peserta dari Sabang sampai Merauke hingga terpilih mewakili Indonesia.

Dalam hal ini, ia juga belajar banyak hal, termasuk kerja sama tim, manajemen waktu, dan kepercayaan diri.

"Awalnya sempat grogi sebelum berangkat. Ketika di Rusia saya merasa senang. Di sana lombanya sangat kompetitif, mulai teori, eksperimen, dan MCQ atau pilihan ganda. Pesertanya dari puluhan negara,’’ bebernya.

Reyno berharap prestasinya dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berjuang dan meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

"Kesuksesan bukanlah hasil dari keberuntungan, tetapi hasil dari kedisiplinan, dedikasi, dan komitmen yang berkepanjangan," katanya.

Wakil Bupati Mujiono memberikan ucapan selamat secara langsung kepada Reyno pada acara penyambutan dan pemberian apresiasi yang digelar oleh MTsN 3 Banyuwangi.

"Selamat atas prestasi Reyno yang sangat membanggakan ini, Ia tidak hanya mengharumkan nama Banyuwangi, tapi mengharumkan nama Indonesia di level internasional," kata Wabup yang juga alumni MTsN 3 Banyuwangi

Mujiono berharap prestasi yang diraih Reyno menjadi inspirasi bagi seluruh generasi muda di daerah untuk terus berjuang, berinovasi dan berprestasi di bidang ilmu pengetahuan.

Reyno menjadi bukti bahwa putra daerah juga bisa bersaing dengan SDM internasional di bidang sains.

"Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal untuk meraih kesuksesan lebih besar di masa depan serta mendorong lahirnya lebih banyak putra putri daerah yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," ujar Wabup.

Ibu Reyno, Rina Hidayat mengatakan, sebelum mengikuti lomba, anaknya melakukan persiapan dengan mengikuti pelatihan nasional (Pelatnas) selama satu bulan.

Dua minggu dilakukan di Universitas Indonesia (UI) dan 2 minggu di Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Reyno dilatih langsung oleh sejumlah profesor bidang fisika, biologi, dan kimia. Pelatihannya cukup intensif, apalagi Reyno belum mendapatkan pelajaran kimia karena memang belum diajarkan di tingkat SMP. Alhamdulillah dia bisa mengikuti," kata Rina Hidayat.

Sebelum mengikuti Pelatnas, lanjut Rina, Reyno juga pernah juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten provinsi dan nasional.

Selama Pelatnas, Reyno menjalani seleksi dari 30 besar hingga akhirnya menyisakan enam orang yang dikirim mengikuti olimpiade di Rusia.

"Alhamdulillah anak kami bisa mewakili Indoenesia dan menjadi juara," lanjutnya. (cw3/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#MTsN 3 Banyuwangi #rusia #International Junior Science Olimpiade #Wabup Mujiono