Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Khutbah Jumat: Sebaik-Baiknya Manusia Adalah Orang Yang Membayar Utang

Ali Sodiqin • Jumat, 21 November 2025 | 16:29 WIB

ILUSTRASI Khotib menyampaikan Khutbah Jumat.
ILUSTRASI Khotib menyampaikan Khutbah Jumat.

KHUTBAH PERTAMA

الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا.
من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله. اللهم صل وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Aku berwasiat kepada diri sendiri dan kepada seluruh jamaah sekalian agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah, karena ketakwaan adalah sebaik-baiknya bekal untuk kehidupan dunia dan akhirat.

Pada kesempatan yang mulia ini, marilah kita merenungi satu akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam Islam, yaitu menunaikan dan membayar utang.

Sebuah amalan yang menunjukkan kejujuran, amanah, dan tanggung jawab seorang hamba.

1. Utang adalah janji yang harus ditunaikan

Rasulullah ﷺ bersabda:

"نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ"

"Ruh seorang mukmin tergantung karena utangnya hingga utang tersebut dibayarkan."
(HR. Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan betapa beratnya konsekuensi bagi seseorang yang menunda-nunda penyelesaian utangnya, padahal ia mampu membayarnya.

2. Membayar utang adalah ciri orang terbaik

Dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ bersabda:

"خِيَارُكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً"

"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik dalam membayar utang."
(HR. Bukhari)

Maksudnya, seseorang yang meminjam lalu segera melunasi, atau bahkan melunasi dengan cara yang lebih baik—lapang waktu, sopan, dan penuh rasa tanggung jawab—adalah manusia yang paling mulia akhlaknya di hadapan Allah.

3. Bahaya menunda utang padahal mampu

Rasulullah ﷺ memperingatkan:

"مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ"

"Menunda-nunda pembayaran utang bagi orang yang mampu adalah kezhaliman."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa banyak hubungan keluarga, sahabat, dan tetangga retak karena soal utang. Padahal, Islam telah menuntun kita agar tidak menyakiti hati sesama, terlebih dalam hal janji dan tanggung jawab.

4. Utang itu berat, jangan meremehkannya

Rasulullah ﷺ bahkan berdoa agar dijauhkan dari beban utang. Beliau bersabda:

"اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ"

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan dari lilitan utang."

Ketika ditanya, beliau menjawab bahwa hutang membuat seseorang suka berkata dusta dan menyalahi janji.

5. Jika memiliki utang, segeralah lunasi

Utang bukan hanya urusan angka. Itu adalah beban moral, amanah, sekaligus tanggung jawab di hadapan Allah.

Jika memiliki rezeki, dahulukanlah membayar utang, karena itulah ukuran kemuliaan akhlak seorang Muslim.

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم.
أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.


KHUTBAH KEDUA

الحمد لله رب العالمين، حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه.
وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله. اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Di khutbah kedua ini, kembali saya ingatkan tentang pentingnya menjaga amanah. Bila seseorang berutang, lalu berniat sungguh-sungguh untuk membayarnya, Allah akan memudahkannya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"مَنْ أَخَذَ أَمْوَالَ النَّاسِ يُرِيدُ أَدَاءَهَا أَدَّى اللَّهُ عَنْهُ"

"Siapa yang mengambil harta orang lain dengan niat untuk melunasinya, maka Allah akan membantunya melunasi."
(HR. Bukhari)

Namun sebaliknya, orang yang meminjam tetapi berniat tidak membayar, termasuk orang yang berbuat dosa.

Oleh karena itu, marilah kita menghiasi diri dengan kejujuran dan amanah. Jika memiliki utang, niatkanlah dengan sungguh-sungguh untuk melunasinya. Semoga Allah memberi kelapangan rezeki dan mengangkat segala kesulitan dalam hidup kita.

Doa Penutup

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا رِزْقًا حَلَالًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، وَقَلْبًا خَاشِعًا، وَعِلْمًا نَافِعًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا.
اللَّهُمَّ اقْضِ دُيُونَنَا، وَوَسِّعْ أَرْزَاقَنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَعْمَارِنَا.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عباد الله، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ. يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.

Editor : Ali Sodiqin
#contoh khutbah #manusia #khutbah jumat #pentingnya membayar utang #Membayar Utang #teks khutbah singkat