Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

HUT ke-26 Dharma Wanita Banyuwangi, Ibu-Ibu ASN Jadi Guru Sehari! Anak TK Riang Belajar dan Bernyanyi Bersama

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 9 November 2025 | 12:15 WIB
BANGUN GENERASI EMAS: Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Banyuwangi Linna Kurniawati mendongeng di hadapan anak-anak TK Kartini 6 Boyolangu, Sabtu (8/11).
BANGUN GENERASI EMAS: Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Banyuwangi Linna Kurniawati mendongeng di hadapan anak-anak TK Kartini 6 Boyolangu, Sabtu (8/11).

RADARBANYUWANGI.ID – Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) diperingati dengan ragam kegiatan.

Di Banyuwangi, ibu-ibu Dharma Wanita menggelar kegiatan bertema ”DWP Mengajar”.

Mereka turun ke TK Kartini 6 Boyolangu dan TK Dharma Wanita 81 Banjarsari, Sabtu (8/11).

Usai mengajar, pengurus DWP Banyuwangi membagikan tas berisi buku dan peralatan tulis dan majalah Bobo. Dalam kesempatan itu,

DWP ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki serta belajar bersama dalam mengajar, terutama tentang dunia pendidikan.

.Kedatangan pengurus DWB Banyuwangi disambut hangat oleh guru dan anak-anak. Di TK Kartini 6, ibu-ibu Dharma Wanita mengajar siswa kelas A. 

Anak-anak pun terlihat ceria mendengarkan cerita yang disampaikan pengurus DWP.

Tak hanya mendengarkan cerita, para siswa diajak aktif untuk membuat origami, bernyanyi, serta membaca.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Banyuwangi, Dr. Hj. Linna Kurniawati, SPd, SH, MKn mengatakan,  kegiatan ini merupakan serangkaian peringatan HUT ke-26 DWP.

Istri Sekda Banyuwangi Guntur Priambod itu menjelaskan, kegiatan ini  merupakan salah satu tujuan dari DWP dalam berkontribusi membangun bangsa.

“Selain menjadi rangkaian peringatan HUT ke-26 DWP, kegiatan DWP Mengajar juga menjadi tujuan kami untuk mendukung kinerja suami-suami dalam melaksanakan tugas sebagai ASN. Di antaranya menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan program-program nasional,” ujar Linna.

Menurut Linna, melalui kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam membangun generasi emas, sesuai dengan tagline ”Mengajar Dengan Hati’.

”Ini merupakan kontribusi nyata membangun bangsa untuk Indonesia Emas dan kami berupaya tidak hanya mentransfer knowledge (pelajaran) semata, tetapi juga menyampaikan dengan tulus dari hati,’’ kata Linna.

Melalui ketulusan, kebahagiaan dan keceriaan yang mereka salurkan kepada murid-murid Linna menakankan bahwa pembelajaran akan akhlak menjadi poin utama.  

”Anak-anak itu bagaikan sebuah kertas yang masih putih dan akan lebih mudah menangkap ilmu terutama jika dengan ketulusan dan kebahagiaan, dengan begitu kami bisa menanamkan akhlak yang baik juga dan tentu itu sangatlah penting bagi mereka,’’ imbuh Linna.

Erma Alfianti selaku Kepala Sekolah TK. Kartini 6 Boyolangu menyambut baik kegiatan DWP Mengajar ini.

“Kami sangat mengapresiasi sekali dan sangat bersyukur telah didatangi oleh ibu-ibu dari DWP Banyuwangi yang dengan legawa memberikan pembelajaran dengan situasi yang menyenangkan bagi siswa sehingga proses KBM menjadi aktif dan efektif,’’ ujar Erma.

Dia berharap kegiatan DWP Mengajar dapat lebih sering dilakukan agar memberikan manfaat kepada siswa dan menambah wawasan kepada guru. 

”Semoga  tahun depan atau mungkin setahun dua kali kegiatan seperti ini bisa digelar lagi. Siswa dan guru bisa sama- sama menimba ilmu dari ibu-ibu DWP. Dengan begitu, kami bisa semakin percaya diri agar ke depannya lebih baik lagi,’’ pungkas Erma. (cw5-Dalila Adinda/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Dharma Wanita BAnyuwangi