RADARBANYUWANGI.ID - Komitmen SMAK Santo Paulus Jember menyiapkan siswa berdaya saing internasional kini nyata.
Sekolah ini resmi menjalin kerja sama dengan dua universitas ternama di Tiongkok, Tianjin University dan Beijing Institute of Technology (BIT).
Itu setelah mengikuti program School Leaders Campus Visit yang difasilitasi Lembaga Koordinasi Pendidikan Bangsa Tiongkok (LKPBT) Jawa Timur. Ini menjadi pintu besar mlanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri.
Perwakilan sekolah, Thomas Onggo Sumaryanto, menyebut kerja sama ini membuka akses beasiswa, kemudahan administrasi, dan pendampingan adaptasi budaya.
“Kalau ada siswa kami yang mendaftar, mereka bisa langsung masuk ke program internasional. Universitas juga siap memberi beasiswa sesuai performa siswa,” ujarnya.
Menurut Thomas, kemitraan ini menjadi bukti kepercayaan dua kampus top Tiongkok terhadap kualitas SMAK Santo Paulus.
Sekolah juga mendapat hak khusus untuk memberi rekomendasi nilai dan karakter siswa.
“Tianjin dan BIT termasuk kampus top. Dan mereka percaya penuh pada rekomendasi dari sekolah kami,” katanya.
Ia menargetkan tahun depan sudah ada alumni yang diterima di dua universitas tersebut. Sekolah pun mulai melakukan sosialisasi dan pendampingan bagi siswa yang berminat.
“Sosialisasi sudah dilakukan. Secara administrasi, kami akan dampingi dan jembatani mereka agar diterima di dua kampus tersebut,” terangnya.
Kepala SMAK Santo Paulus, Nuryatmaja Gora Pawana, menambahkan, sekolah menyiapkan siswa sejak awal agar mampu bersaing global.
Kursus bahasa Mandarin diberikan sejak kelas 10 untuk mencapai standar HSK 4–5.
“Kami melakukan pemetaan lebih awal agar siswa siap, terutama dari sisi bahasa,” pungkasnya. (*)
Editor : Ali Sodiqin