Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Serentak! SMA/SMK di Banyuwangi Gelar Tes Akademik 2025, Nilai Bisa Jadi Tiket ke Perguruan Tinggi!

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Selasa, 4 November 2025 | 13:00 WIB
PERSIAPAN: Siswa SMAN 1 Giri Taruna Bangsa belajar sejenak sebelum TKA dimulai.
PERSIAPAN: Siswa SMAN 1 Giri Taruna Bangsa belajar sejenak sebelum TKA dimulai.

RADARBANYUWANGI.ID - Seluruh sekolah setingkat SMA/SMK di Banyuwangi serentak melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sejak Senin (3/11).

Tes dibagi dua gelombang hingga Kamis (6/11) di sekolah masing-masing.  

TKA dilaksanakan menggunakan perangkat gawai di setiap sekolah, baik menggunakan komputer maupun laptop.

TKA merupakan tes untuk menilai pemahaman materi para siswa di tingkat akhir tiap jenjang pendidikan. Namun berbeda dengan UN, TKA  tidak menjadi syarat kelulusan.

Pelaksanaan TKA 2025 dimulai dari jenjang SMA. Pada jenjang ini, siswa diwajibkan mengikuti mata ujian wajib berupa bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika.

Kemudian memilih dua mata pelajaran pilihan yang sejalan dengan jurusan yang akan diambil saat kuliah kelak.

Pada sesi pertama, siswa diberi waktu 2,5 jam untuk mengerjakan mata pelajaran wajib.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Kabupaten Banyuwangi Setyo Agung Wahyudi mengatakan, pelaksanaan TKA di Banyuwangi seremtak dilakukan mulai kemarin (3/11) hingga Kamis (6/11) yang dibagi menjadi 2 gelombang.

“Untuk gelombang pertama dilaksanakan mulai hari ini (kemarin) sampai besok (hari ini) , sedangkan gelombang kedua dimulai 5 hingga 6 November,” ujarnya.

Agung menjelaskan, berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, nilai TKA memiliki fungsi sebagai pertimbangan seleksi masuk perguruan tinggi untuk jenjang setingkat SMA.

”Hasil TKA dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk siswa setingkat SMA yang akan melanjutkan jenjang pendidikan di perguruan tinggi,” terangnya.

Namun demikian, TKA tidak menentukan kelulusan bagi siswa sekolah formal, mulai SD, SMP maupun SMA. Sebaliknya,  sangat menentukan kelulusan bagi para siswa yang bersekolah di jalur informal.  

“Hasil TKA tidak menentukan hasil kelulusan bagi siswa yang bersekolah formal, tetapi menjadi penentu kelulusan hanya bagi siswa jalur informal atau sekolah rumah,” jelasnya.

Siswa SMAN 1 Glagah, Senin (3/11) melaksanakan TKA gelombang pertama. Ujian digelar di lima kelas dengan suasana penuh khidmat.

Kepala SMAN 1 Glagah Abdullah mengatakan, hasil TKA akan dipakai sebagai pertimbangan melanjutkan ke jenjang selanjutnya bagi para siswa.

“Ada tiga mapel wajib yang diujikan dalam TKA dan mapel pilihan tergantung pilihan siswa sesuai jurusan. TKA dipakai pertimbangan masuk ke jenjang selanjutnya. Peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa dipakai untuk mendaftar ke perguruan tinggi, kedinasan, dan sebagainya,” ujarnya.

Abdullah menambahkan, satu siswa mengikuti satu gelombang selama dua hari dengan dua sesi. Untuk mapel pilihan terdapat dua pelajaran yang diujikan dalam TKA yang sesuai jurusan dan pilihan siswa.  

“Dalam mapel pilihan yang diujikan sesuai jurusan dan pilihan para siswa. Contohnya seperti anak jurusan IPA memilih ujian kimia dan biologi,” tambahnya. (cw6-M Ksatria Raya/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#tka #Tes Kemampuan Akademik #banyuwangi