RADARBANYUWANGI.ID - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi kembali membuktikan eksistensinya di kancah pendidikan tinggi Indonesia. Dalam waktu berdekatan, kampus kebanggaan Bumi Blambangan ini sukses menyabet empat penghargaan bergengsi di tingkat nasional dan regional.
Di ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Award 2025 yang digelar oleh Belmawa Kemdiktisaintek RI di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Stikes Banyuwangi dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Terproduktif dalam pelaksanaan PKM Skema Insentif Klaster III. Sebanyak tujuh judul proposal mahasiswa berhasil didanai.
Prestasi lainnya adalah Penghargaan Perguruan Tinggi Pembinaan PKM Terbaik Klaster III dengan capaian pendanaan 39 persen. Ini menjadi bukti nyata konsistensi Stikes dalam menumbuhkan budaya riset dan inovasi mahasiswa.
Tak berselang lama, torehan prestasi kembali berlanjut di tingkat regional. Melalui ajang Anugerah Kampus Unggulan LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Tahun 2025, kampus yang akan bertransformasi menjadi universitas ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Terbaik 1 Bidang Kemahasiswaan dan Penghargaan Khusus Perguruan Tinggi Berprestasi Nasional dalam Pengembangan Kreativitas Mahasiswa.
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Ivan Rachmawan, M.Kom menegaskan bahwa rangkaian capaian ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari pembinaan berjenjang dan pendampingan sistematis sejak mahasiswa baru. “Kami menanamkan semangat berpikir ilmiah dan berinovasi sejak awal mahasiswa bergabung. Melalui PKKM Center, kami membangun ruang diskusi dan kolaborasi yang mendorong ide-ide kreatif tumbuh dari bawah. Hasilnya, mahasiswa tidak hanya siap berkompetisi, tapi juga siap memberi dampak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Stikes Banyuwangi Dr Drs H Soekardjo, S.Kep., MM., MBA menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh sivitas akademika. Ia menilai bahwa penghargaan beruntun ini menegaskan posisi Stikes Banyuwangi sebagai perguruan tinggi kesehatan daerah yang mampu bersaing di level nasional.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tapi pengakuan bahwa kampus daerah juga mampu berdiri sejajar dengan perguruan tinggi besar di Indonesia. Budaya akademik, kolaborasi, dan semangat inovatif yang kami bangun bersama menjadi kunci dari semua capaian ini,” tutur dr Soekardjo.
Hal ini senada dengan pesan yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Bian Yuliarto, Pd.D, yang turut hadir pada Rapat Kerja LLDIKTI tersebut. Menurutnya, di era saat ini riset dan inovasi perlu ditingkatkan dan dikuatkan, termasuk juga dengan pelayanan
Dengan empat penghargaan yang diraih di tahun 2025, Stikes Banyuwangi meneguhkan diri sebagai kampus kesehatan berprestasi yang terus berinovasi, berdaya saing, dan memberi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. (sgt)
Editor : Sigit Hariyadi