Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Berikut Contoh Materi Khutbah Jumat Singkat dengan Tema Menjaga Hati

Ali Sodiqin • Jumat, 31 Oktober 2025 | 13:45 WIB
ILUSTRASI suasana khutbah Jumat.
ILUSTRASI suasana khutbah Jumat.

RADARBANYUWANGI.ID - Berikut contoh materi khutbah Jumat lengkap dengan tema “Menjaga Hati” — disusun dengan bahasa yang indah, mudah disampaikan di mimbar, dan dilengkapi dalil Al-Qur’an serta hadits shahih.

KHUTBAH PERTAMA

Tema: Menjaga Hati, Menjaga Keimanan

Khutbah pertama

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا.
من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah ﷻ dengan sebenar-benarnya takwa, yaitu dengan melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

Ketahuilah, jamaah Jumat yang berbahagia — bahwa di dalam diri manusia terdapat segumpal daging yang menjadi penentu baik dan buruknya seluruh amal perbuatannya.

Bila segumpal daging itu baik, maka baiklah seluruh tubuh dan amalnya. Namun bila rusak, maka rusaklah seluruh amal dan akhlaknya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh; dan jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, itulah hati."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Inilah sebabnya mengapa menjaga hati menjadi perkara yang sangat penting dalam kehidupan seorang muslim. Karena hati adalah pusat dari niat, keikhlasan, cinta, dan kebencian.


Hati adalah Sumber Kebaikan dan Keburukan

Kaum muslimin rahimakumullah,

Hati yang bersih akan melahirkan perkataan yang lembut, pandangan yang penuh kasih, serta amal yang ikhlas.

Sebaliknya, hati yang kotor akan menumbuhkan kesombongan, dengki, dan kebencian.

Allah ﷻ berfirman:

يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ، إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

“(Yaitu) pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.”
(QS. Asy-Syu‘ara: 88–89)

Hati yang bersih (qalbun salim) adalah hati yang selamat dari kesyirikan, kedengkian, kemunafikan, dan kebencian terhadap sesama.

Ia penuh cinta kepada Allah, ridha terhadap ketentuan-Nya, dan sabar atas ujian-Nya.


Penyakit-Penyakit Hati

Namun, jamaah rahimakumullah, hati kita mudah sekali terkena penyakit — dan penyakit hati jauh lebih berbahaya dari penyakit badan.

Di antara penyakit hati yang paling sering menjerumuskan manusia adalah:

  1. Riya’ (ingin dipuji) – amal yang dilakukan bukan karena Allah.

  2. Hasad (iri dan dengki) – tidak suka melihat orang lain mendapat nikmat.

  3. Takabbur (sombong) – merasa lebih baik dari orang lain.

  4. Sujuzhan (buruk sangka) – mudah menilai buruk tanpa bukti.

  5. Cinta dunia berlebihan – membuat hati keras dan lalai dari akhirat.

Rasulullah ﷺ pernah berdoa:

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu hati yang bersih dari kemunafikan, kesombongan, dan kedengkian."
(HR. Tirmidzi)


Cara Menjaga dan Membersihkan Hati

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Ada beberapa cara untuk menjaga hati agar tetap hidup dan bersih:

  1. Banyak berdzikir dan mengingat Allah

    “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”
    (QS. Ar-Ra’d: 28)

  2. Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an
    Al-Qur’an adalah obat bagi hati yang keras dan penawar bagi penyakit batin.

  3. Menjaga pergaulan dan lingkungan
    Hati mudah terpengaruh oleh orang-orang di sekitar kita. Berkawanlah dengan orang yang baik agar hati ikut menjadi baik.

  4. Bersyukur dan bersabar dalam setiap keadaan
    Hati yang tenang adalah hati yang ridha terhadap takdir Allah.

  5. Selalu memperbaharui niat dan keikhlasan
    Karena amal sebesar apa pun tidak akan diterima tanpa hati yang ikhlas.


KHUTBAH KEDUA

الحمد لله وحده، والصلاة والسلام على من لا نبي بعده، وعلى آله وصحبه ومن تبع هداه.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Hati adalah anugerah besar dari Allah yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh.

Hati yang hidup akan membawa cahaya dalam amal dan ketenangan dalam hidup.

Sebaliknya, hati yang mati akan membawa gelap dalam amal dan kesesatan dalam langkah.

Rasulullah ﷺ sering berdoa:

"Ya Muqallibal Qulub, tsabbit qalbi ‘ala dinik."
“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.”
(HR. Tirmidzi)

Maka marilah kita banyak berdoa agar Allah meneguhkan hati kita di atas kebenaran, menjauhkan dari penyakit hati, dan menjadikan hati kita bersih serta ikhlas hanya untuk-Nya.


Doa Penutup

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات.
اللهم طهر قلوبنا من النفاق، وأعمالنا من الرياء، وألسنتنا من الكذب، وأعيننا من الخيانة، إنك تعلم خائنة الأعين وما تخفي الصدور.
اللهم اجعل قلوبنا سليمة، وصدورنا رحيمة، ونفوسنا مطمئنة.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة، وفي الآخرة حسنة، وقنا عذاب النار.

عباد الله،
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

Editor : Ali Sodiqin
#contoh khutbah #Materi Khutbah Jumat #contoh khutbah jumat #khutbah singkat #Menjaga Hati