Ada puluhan peserta yang mengikutinya.
Tidak hanya sekolah lokal Surabaya saja, pelosok Jawa Timur bahkan dari luar provinsi.
Dua tingkat yang dilombakan yakni tingkat SMP dan tingkat SMA.
Serta berbagai kategori yang diusung.
Kopastar demikian nama tim yang disematkan oleh Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Giri (Smagi) Taruna Bangsa.
Dan tidak pernah absen dari Paskibra Festival ini.
Dengan pelatih Mustaqin serta beberapa asisten pelatih yang masih duduk dikelas XII. Tim Kopastar berhasil meraih juara Madya 2.
Prestasi kali ini merupakan kesekian kalinya yang diperoleh tim Kopastar.
Karena sebelumnya sudah beberapa kali mengantongi juara.
Sebut saja pada Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) dua tahun terakhir tim Kopastar selalu membawa pulang piala.
Bagi Smagi Taruna Bangsa hal yang berbau baris-berbaris, paskibra dan samatpa sudah menjadi asuapn sehari-hari.
Karena Smagi Taruna Bangsa menerapkan kesamaptaan dalam lingkungan sekolah.
Hal ini yang menjadikan Smagi Taruna Bangsa sebagai sekolah favorit dan tujuan utama siswa didik baru.
I Ketut Renen kepala Smagi Taruna Bangsa menjelaskan bahwa melalui kesamaptaan bukan sekedar melatih disiplin siswa saja.
Tetapi juga merubah perilaku atau karakter siswa menjadi lebih baik.
“Hal ini dibuktikan dengan angka keterlambatan siswa masuk sekolah yang bisa dibilang hampir nol,” ujar I Ketut Renen.
Serta penampilan siswa yang rapi dari ujung rambut sampai ujung kaki adalah bukti dari pendidikan karakter di sekolah.
Untuk paskibra, adalah salah satu dari sekian banyak Ekstrakulikuler yang ada di Smagi Taruna Bangsa.
Dimana ini merupakan wadah pengembangan bakat minat siswa.
Dalam pembentukan paskibra, bukanlah hal sulit di Smagi Taruna Bangsa dengan penerapan kesamaptaan, jelas Ketut.
Prestasi tim Kopastar adalah hasil kerja keras dan kekompakan dari para siswa, pelatih, pengasuh taruna serta para guru, komite dan wali murid terang Ketut lebih lanjut.
Editor : Gerda Sukarno Prayudha