RADARBANYUWANGI.ID - Sebanyak 276 peserta Liga Puisi#4 tampil all out selama dua hari. Mereka menunjukkan penampilkan terbaiknya di hadapan tim juri.
Saking bagusnya membacakan puisi, tim juri sempat kesulitan menentukan lima finalis untuk masing-masing kategori.
Namun, setelah melalui perdebatan yang sengit, tim juri menetapkan para finalis yang akan tampil di babak final hari ini di kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi.
”Para finalis akan dinilai menjadi yang terbaik. Yang pasti, kualitas peserta sangat bagus semua,’’ ujar tim juri kategori SMA dan guru, Iqbal Baraas.
Untuk lima finalis kategori guru, asal sekolah merata. Ada yang dari Genteng, Banyuwangi, Rogojampi, dan Blokagung.
Demikian halnya untuk kategori SLTA. Ada yang dari SMAN 1 Glagah, SMKN 1 Banyuwangi, MA Minhajut Thullab, SMKN1 Tegalsari, dan SMK Muhammadiyah 8 Siliragung.
Untuk kategori SD/MI, lima finalis berasal dari MIN 1 Banyuwangi, MI Darunnajah 1 Banyuwangi, MI Islamiyah Rogojampi, SD Al-Irsyad, dan MI Islamiyah Rogojampi.
Sedangkan lima finalis kategori SMP terdiri SMP Bustanul Makmur, MTsN 1 Banyuwangi, SMPS Plus Cordoba, SMPN Ibrahimy 1 Sukorejo, dan SMP Sunan Ampel Banyuputih.
”Para finalis kita harapkan datang lebih awal di lokasi lomba,’’ ujar ketua panitia lomba, Gerda Sukarno Prayuda.
Tahun ini, Liga Puisi diikuti 276 peserta dari berbagai kategori, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga guru.
Tak hanya dari Banyuwangi, peserta dari Bondowoso dan Situbondo juga ikut berkompetisi.
Mahendra, salah satu juri Liga Puisi kategori guru dan SLTA mengapresiasi gelaran Liga Puisi.
“Event Liga Puisi ini menarik banget dan semoga bisa terus dilanjutkan ke depannya. Tidak banyak daerah yang punya ajang sebesar ini yang bisa diikuti dari murid hingga gurunya,” ujarnya.
Sementara itu, semangat juga tampak dari para peserta Liga Puisi. Salah satunya Hani Aisya, siswi MTs Mabadi’ul Ihsan yang akan bertanding di kategori SMP.
“Walaupun persiapan saya kurang, tapi sudah terbiasa ikut lomba seperti ini, meski di kategori yang berbeda. Ini pengalaman baru bagi saya di dunia puisi, biasanya saya ikut lomba pidato,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan oleh Rizkiandi, peserta dari MTsN 6 Banyuwangi, yang membawakan puisi berjudul Saksi Luka Bangsa.
“Persiapan kami sudah enam hari. Saya ikut bersama enam teman dari sekolah,” tuturnya penuh semangat. (cw5/aif)
Editor : Ali Sodiqin