RADARBANYUWANGI.ID - Wajah-wajah ceria terpancar di Ballroom El Hotel Banyuwangi, Sabtu pagi (25/10). Sebanyak 347 mahasiswa Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba) resmi menyandang predikat sarjana.
Mereka diwisuda dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-18. Momen wisuda ini menandai berakhirnya perjuangan panjang dan dimulainya babak baru menuju masa depan gemilang.
Prosesi sakral wisuda dihadiri para tokoh penting PGRI Banyuwangi. Di antaranya Ketua PPLP-PT PGRI Banyuwangi Dr. H. Nurhadi, MM, Ketua Senat Universitas Dr. Novi Prayekti, MPd, Ketua PGRI Kabupaten Banyuwangi Shodiq, MPd, Ketua Stikom PGRI Banyuwangi Rahman Yulianto, MPd, serta para wakil rektor, dekan, kaprodi, kepala lembaga, dan mitra kerja universitas.
Suasana makin hangat dengan kehadiran orang tua dan wali wisudawan yang datang penuh bangga. Mereka menyaksikan putra-putrinya mengenakan toga kebanggaan.
Rektor Universitas PGRI Banyuwangi, Dr. H. Sadi, MM menyampaikan rasa syukurnya karena bisa menyelenggarakan acara wisuda ke-18.
“Hari ini adalah hari yang istimewa. Anda telah menaklukkan proses panjang, penuh perjuangan dan doa. Namun, ingat wisuda bukan akhir dari perjalanan.
Justru hari ini adalah awal perjuangan baru untuk mewujudkan masa depan yang kalian cita-citakan,” ujar Sadi.
Sadi menegaskan pentingnya karakter dan nilai-nilai luhur yang harus dijunjung tinggi oleh setiap alumni Uniba.
Dia memaparkan sederet prestasi gemilang yang diraih Uniba dalam lima tahun terakhir.
“Uniba bukan sekadar kampus tempat menimba ilmu, tetapi juga rumah bagi para juara,” tegasnya.
Beberapa capaian luar biasa telah ditorehkan Uniba di tahun 2025. Capaian tersebut antara lain, 70% dosen Uniba telah bersertifikat profesional, 16% dosen bergelar doktor dan akan terus bertambah.
Yang menggembirakan, SPMI (Sistem Penjamin Mutu Internal) Uniba meraih klasifikasi “biru” dari BAN-PT.
Berikutnya, dana penelitian dan pengabdian masyarakat mencapai Rp 1,2 miliar, naik signifikan dari tahun sebelumnya.
Tak kalah membanggakan, mahasiswa Uniba terus menorehkan prestasi nasional hingga level internasional.
Uniba meraih juara 3 nasional Desain Pembelajaran 2025 dan sebanyak lima alumni diangkat menjadi Kepala SPPG RI.
Prestasi lainya, mahasiswa Uniba meraih juara 1 Karate Bondowoso Open 2025. Ada juga atlet Uniba yang memperkuat Arema FC Putri di piala Pertiwi Jatim.
Dalam event Porsenasma PT PGRI 2025, Uniba masuk 8 besar dengan raihan lima medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Sedangkan di POMnas 2025 berhasil meraih medali emas serta juara 1 Futsal Zeus Championship 2025. Uniba juga sukses mencetak sejarah di tingkat nasional dan dunia.
Tahun ini, kampus yang dikenal dengan semangat “Uniba Lebih Baik” tersebut meraih anugerah Kampus Unggulan dari LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur sebagai terbaik 1 Implementasi 4 Anti (anti korupsi, intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan). Uniba juga berhasil meraih terbaik 2 Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Selain itu, Uniba juga menempati peringkat ke-3 Perguruan Tinggi PGRI se-Indonesia dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU).
Prestasi ini makin lengkap setelah lembaga pemeringkatan dunia UniRank menobatkan Uniba sebagai Universitas Terbaik Nomor 1 di Banyuwangi dan peringkat 294 di Indonesia.
Sadi menegaskan, seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari langkah besar Uniba ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“Kami berkomitmen melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan siap bersaing di era global. Budaya mutu dan Uniba semangat perubahan akan terus kami jaga. Karena dari kampus inilah, kita semua menapaki jalan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. (aif)
Editor : Ali Sodiqin