RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyiapkan lahan seluas sekitar 6–7 hektare di Kecamatan Muncar untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat (SR).
Lahan ini akan menjadi salah satu titik prioritas dari program nasional Kementerian Sosial (Kemensos) yang menargetkan 100 gedung SR terbangun di Indonesia tahun ini.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan, lahan tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah yang siap dihibahkan kepada Kemensos.
Baca Juga: BNI Raih Green Warrior Award 2025! Bukti Nyata Bank Hijau Penyelamat Mangrove di Banyuwangi
“Yang kami daftarkan ke Kementerian Sosial insyaallah di Kecamatan Muncar. Itu menggunakan lahan pemerintah daerah yang siap dihibahkan untuk Sekolah Rakyat,” ujar Ipuk, Jumat (3/10/2025).
Langkah ini menegaskan komitmen Pemkab Banyuwangi untuk mendukung pemerataan pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Lokasi di Muncar dipilih karena memiliki akses strategis serta potensi pengembangan kawasan pendidikan terpadu.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut Banyuwangi sebagai salah satu daerah prioritas pembangunan gedung SR permanen tahun ini.
Baca Juga: Harga Emas Turun Rp57 Ribu per Gram, Ini Daftar Lengkap Harga Logam Mulia Hari Ini 18 Oktober 2025
“Mudah-mudahan tahun ini bisa dibangun dan tahun depan selesai. Jadi anak-anak bisa pindah dari tempat sementara ke gedung baru nantinya,” kata Gus Ipul saat berdialog dengan siswa SR di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Muncar.
Gedung permanen tersebut akan dilengkapi dengan asrama siswa dan guru, aula serbaguna, sarana olahraga, ruang ekstrakurikuler, serta area bermain.
Dengan fasilitas lengkap itu, diharapkan proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan produktif.
Saat ini, Banyuwangi memiliki dua Sekolah Rakyat yang masih menggunakan fasilitas sementara, yakni SR Terintegrasi 2 di Kecamatan Licin dengan 250 siswa, dan SR di BPVP Muncar yang menampung 73 siswa.
Baca Juga: Kabar Gembira! 2026 Tol Probowangi Tembus Situbondo, Jasa Marga Ungkap Jadwal Operasi Terbaru
Nantinya, setelah gedung permanen rampung, semua siswa akan dipindahkan ke lokasi baru di Muncar.
Selain bangunan baru, setiap siswa juga akan menerima delapan set seragam dan laptop pembelajaran sebagai bagian dari dukungan Kemensos untuk pendidikan inklusif dan digital.
Program Sekolah Rakyat ini merupakan inisiatif nasional Kemensos untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Tahun ini, lebih dari 100 gedung SR ditargetkan terbangun di seluruh Indonesia, dengan anggaran Rp 200 miliar per titik.
Dengan kesiapan lahan seluas 7 hektare di Muncar, Banyuwangi menjadi salah satu daerah terdepan dalam percepatan pembangunan SR permanen di Tanah Air.
Editor : Ali Sodiqin“Kami sangat bersyukur Banyuwangi termasuk daerah prioritas. Semoga pembangunan segera dimulai agar anak-anak kita bisa belajar di tempat yang lebih layak dan modern,” tutup Ipuk. (*)