RADARBANYUWANGI.ID - Setelah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama dua pekan, para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 46 Muncar kini memasuki tahap matrikulasi.
Program ini digelar untuk menumbuhkan kembali minat dan semangat belajar para siswa yang sebelumnya sempat putus sekolah.
Kepala SRT 46 Muncar, Winarno, menjelaskan bahwa sebagian besar siswa bukan pindahan dari sekolah lain, melainkan anak-anak yang sempat berhenti sekolah sebelum lulus.
“Ada yang sudah tidak sekolah selama satu tahun. Jadi minat belajar mereka sangat rendah,” ujarnya.
Untuk itu, pihak sekolah mengadakan program matrikulasi selama satu bulan penuh.
Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kembali semangat belajar, membiasakan karakter positif, dan memperkuat motivasi siswa agar siap mengikuti kegiatan belajar mengajar reguler.
Winarno mengungkapkan, sebagian siswa, terutama dari jenjang SD, masih sering merasa rindu rumah.
“Ada sekitar sepuluh anak yang kadang menangis karena teringat orang tuanya. Itu wajar, mereka masih dalam proses adaptasi,” jelasnya.
Adapun jadwal kegiatan harian siswa SRT 46 Muncar cukup disiplin. Hari dimulai pukul 04.00 hingga 05.00 dengan kegiatan ibadah pagi, dilanjutkan olahraga sampai 05.30, kemudian mandi dan bersiap.
Waktu sarapan berlangsung pukul 06.30–07.00, sebelum apel pagi dan pembelajaran hingga pukul 15.00.
Setelah belajar, siswa melakukan kegiatan bersih diri, mencuci pakaian, atau beribadah hingga pukul 17.00.
Makan siang dilaksanakan pukul 12.00, sedangkan makan malam pada pukul 18.00.
Pada malam hari, siswa mengikuti kegiatan penguatan keagamaan, seperti membaca kitab suci, mendengarkan ceramah, dan kisah inspiratif.
Kegiatan ditutup dengan apel malam untuk pengecekan kondisi siswa hingga pukul 21.00, sebelum akhirnya beristirahat malam.
Editor : Agung Sedana