RADARBANYUWANGI.ID - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi kembali menyelenggarakan kegiatan magang kependidikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) tahun 2025.
Sebanyak 74 mahasiswa dari tiga program studi, yaitu Pendidikan Sejarah, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Bahasa Inggris diterjunkan ke berbagai sekolah mitra di wilayah kabupaten the Sunrise of Java.
Pelaksanaan PPL tahun ini digelar selama 3 bulan, mulai September hingga Desember 2025. Pelaksanaan PPL tahun ini lebih lama dibanding tahun sebelumnya.
Perpanjangan masa praktik tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi mahasiswa calon guru, sebagaimana amanah dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) yang menaungi seluruh program studi pendidikan.
Dekan FKIP Untag Banyuwangi Dr Dian Arief Pradana menjelaskan bahwa PPL menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa calon guru untuk menerapkan teori yang diperoleh di kampus ke dalam praktik nyata di sekolah.
“Kegiatan PPL merupakan bentuk pengabdian dan pembelajaran langsung di lapangan. Mahasiswa diharapkan dapat memahami dinamika dunia pendidikan, berinteraksi dengan siswa, serta mengasah kemampuan mengajar secara profesional,” ujarnya.
PPL FKIP Untag Banyuwangi tahun ini bekerja sama dengan 9 sekolah menengah atas yang tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Srono, Rogojampi, Singojuruh, Banyuwangi, Licin, Glagah, Giri, dan Wongsorejo.
Menurut Dian, sekolah-sekolah mitra tersebut dipilih karena telah lama menjalin kerja sama dengan FKIP Untag dan memiliki lingkungan belajar yang mendukung proses adaptasi mahasiswa.
“Selain mengajar, mahasiswa juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sekolah seperti ekstrakurikuler, administrasi pendidikan, hingga pengembangan media pembelajaran digital,” jelasnya.
FKIP Untag Banyuwangi yang kini berstatus akreditasi “Baik Sekali” terus berkomitmen mencetak calon guru profesional yang mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan.
Melalui kegiatan PPL ini, FKIP Untag Banyuwangi berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga menumbuhkan semangat pengabdian, kreativitas, dan tanggung jawab sosial sebagai pendidik. (cw5-Dalila Aldila/sgt)
Editor : Ali Sodiqin