RADARBANYUWANGI.ID – Lahan bekas SDN 3 Penganjuran yang sudah lama tidak beroperasi kini berubah wajah.
Di atas lahan seluas 1.990 meter persegi itu, tengah berdiri pembangunan gedung baru Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Banyuwangi.
Proyek senilai Rp9,5 miliar tersebut ditargetkan rampung pada 23 Desember 2025 mendatang.
Baca Juga: Tak Sempat Daftar Online? Warga Bisa Antre OTS Dapat Sembako Murah Pasar Jaya, Kuota Terbatas!
Hingga Senin (7/10), progres pembangunan sudah mencapai lebih dari 50 persen.
Proyek ini dimulai sejak terbitnya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada 14 Juli lalu dengan masa pengerjaan 163 hari kalender.
Penjabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dispusip Banyuwangi, Hendra Eko Saputro, mengatakan rencana pembangunan ini sebenarnya sudah diajukan sejak 2023.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tantang Rekor Buruk Arab Saudi di Jeddah, Tiket Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan
Namun, baru mendapat persetujuan dari pemerintah pusat pada 2024.
“Gedung baru ini nantinya akan difungsikan sebagai layanan perpustakaan utama, menggantikan bangunan lama Dispusip yang dinilai kurang representatif. Sedangkan gedung lama akan dipakai untuk ruang kerja pegawai,” jelas Hendra.
Bangunan baru tersebut dirancang modern dan multifungsi.
Baca Juga: IHSG Menguat ke 8.169, CUAN Melonjak 24%, Investor Asing Masih Net Sell Rp89 Miliar
Fasilitasnya meliputi ruang baca interaktif, ruang diskusi komunitas, pelatihan keterampilan, galeri konten lokal, hingga layanan berbasis teknologi digital.
Menurut Hendra, minat baca masyarakat Banyuwangi terus meningkat, namun sarana yang ada belum memadai.
Karena itu, gedung baru ini diharapkan bisa menjadi motor penggerak literasi serta mendorong terwujudnya masyarakat Banyuwangi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing. (*)
Editor : Ali Sodiqin