RADARBANYUWANGI.ID - Hari ini, Jumat Wage 19 September 2025, umat Islam kembali berkumpul di masjid untuk melaksanakan salat Jumat.
Dalam khutbah Jumat kali ini, khatib menyampaikan pesan penting mengenai bahaya iri dan dengki yang bisa merusak hati serta meruntuhkan persaudaraan sesama muslim.
Khatib mengingatkan bahwa sifat iri dan dengki adalah penyakit hati yang seringkali muncul tanpa disadari. Allah SWT sudah mengingatkan dalam Al-Qur’an, khususnya pada surah Al-Falaq ayat 5, agar manusia senantiasa berlindung dari kejahatan orang yang dengki.
Sifat ini, bila dibiarkan, bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga bisa merusak hubungan sosial, menimbulkan fitnah, dan memecah belah persatuan umat.
Khutbah Pertama
الحمد لله الذي أمرنا بذكره، ونهانا عن معصيته، ووعد من أطاعه جنته، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد، وعلى آله وأصحابه أجمعين.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Saya berwasiat kepada diri saya sendiri dan kepada jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Takwa adalah bekal terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat. Allah SWT berfirman dalam surah Ali Imran ayat 102:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan Islam.”
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Tema khutbah kita pada hari ini adalah menjaga hati dari sifat iri dan dengki.
Iri dan dengki adalah penyakit hati yang sangat berbahaya. Allah SWT sudah memperingatkan kita dalam Al-Qur’an, surah Al-Falaq ayat 5:
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
“Dan dari kejahatan orang yang dengki ketika ia dengki.”
Iri hati membuat seseorang tidak suka melihat saudaranya mendapat nikmat, bahkan berharap nikmat itu hilang dari orang lain. Padahal semua nikmat adalah pemberian Allah SWT, dan setiap hamba sudah ditentukan rezekinya masing-masing.
Rasulullah SAW bersabda:
لَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَنَاجَشُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا
“Janganlah kalian saling dengki, jangan saling menipu, jangan saling membenci, tetapi jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Muslim)
Oleh karena itu, mari kita jaga hati kita agar bersih dari iri dan dengki. Gantilah sifat iri dengan rasa syukur, dan jadikan keberhasilan orang lain sebagai motivasi, bukan kebencian. Dengan hati yang bersih, insyaAllah hidup kita akan damai, rezeki lancar, dan persaudaraan semakin kuat.
بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، وتقبل مني ومنكم تلاوته، إنه هو السميع العليم.
أقول قولي هذا، وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.
Khutbah Kedua
الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Ketahuilah bahwa sifat iri dan dengki hanya akan merugikan diri kita sendiri. Hati menjadi gelisah, pikiran tidak tenang, dan amal ibadah bisa terhapus karena kebencian terhadap sesama. Maka marilah kita perbanyak dzikir, istighfar, dan doa, agar hati kita dijauhkan dari penyakit hasad.
Allahumma inni a’udzubika min munkaratil akhlaqi wal a’mali wal ahwa’.
Ya Allah, jauhkanlah kami dari akhlak yang buruk, amal yang sia-sia, dan hawa nafsu yang menyesatkan.
اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات، إنك سميع قريب مجيب الدعوات.
اللهم أعز الإسلام والمسلمين، وأذل الشرك والمشركين، ودمر أعداءك أعداء الدين، واجعل هذا البلد آمنا مطمئنا وسائر بلاد المسلمين.
عباد الله، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.
Editor : Agung Sedana