Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Resmi! Jadwal dan Syarat SNPMB 2026 Diumumkan, Siswa Wajib Punya Nilai TKA

Agung Sedana • Rabu, 17 September 2025 | 15:35 WIB

Jadwal dan Syarat SNPMB 2026 .
Jadwal dan Syarat SNPMB 2026 .

RADARBANYUWANGI.ID - Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi merilis jadwal dan persyaratan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.

Seleksi ini mencakup penerimaan program sarjana, diploma IV/sarjana terapan, dan diploma III di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) Indonesia.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok, menegaskan bahwa prinsip pelaksanaan seleksi tetap dijaga secara konsisten dari tahun ke tahun, yakni fleksibel, efisien, transparan, adil, bebas konflik, dan akuntabel.

Menurutnya, komitmen ini menjadi landasan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dalam proses seleksi.

“Prinsip ini terus kita jaga dari tahun ke tahun. Segala dinamika yang berpotensi melanggar prinsip tersebut selalu kita mitigasi dan tindak lanjuti,” ujar Eduart di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Dua Jalur Utama: SNBP dan SNBT

Seperti tahun sebelumnya, SNPMB 2026 memiliki dua jalur utama:

Kuota untuk masing-masing jalur tetap sama seperti tahun 2025. Karena itu, siswa diimbau untuk memahami mekanisme, persyaratan, dan kuota yang berlaku agar tidak salah langkah dalam menentukan jalur pendaftaran.

Jadwal Registrasi Akun

Eduart menekankan pentingnya registrasi akun sejak dini. Adapun jadwal pembuatan akun adalah:

“Sekolah yang sudah memiliki akun SNPMB tidak perlu registrasi ulang. Tahun lalu banyak sekolah kebingungan soal ini. Jadi, bagi sekolah yang pernah ikut SNBP tidak usah bikin akun baru,” jelas Eduart.

Syarat Peserta SNBP 2026

Peserta SNBP 2026 harus memenuhi ketentuan berikut:

Eduart menegaskan, nilai TKA adalah syarat wajib SNBP untuk mencegah manipulasi data rapor. Sekolah bertanggung jawab menentukan siswa yang eligible sesuai kuota:

Pemeringkatan dilakukan sekolah dengan mempertimbangkan nilai rapor, prestasi akademik, dan non-akademik.

Mekanisme Seleksi

Proses seleksi SNBP dilakukan berdasarkan urutan pilihan program studi. Jika tidak lolos di pilihan pertama, peserta akan otomatis diikutkan pada seleksi pilihan kedua. Mekanisme ini dijalankan secara nasional oleh sistem terpadu SNPMB.

Peserta dapat memilih maksimal dua program studi. Jika memilih dua, salah satunya harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal. Siswa yang lolos SNBP otomatis tidak bisa mendaftar jalur SNBT maupun seleksi mandiri PTN.

Peran TKA dalam Validasi Nilai

Eduart menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) kini menjadi instrumen penting. Nilai TKA akan dicocokkan dengan nilai rapor untuk memastikan keaslian data.

“Kalau misalnya dari satu sekolah ada 20 siswa ikut, dan 18 validasi rapor sesuai TKA, tapi ada dua yang tidak cocok, maka ini akan jadi perhatian khusus bagi kami,” kata Eduart.

Harapan Kemdiktisaintek

Kemdiktisaintek berharap dengan jadwal yang jelas, sosialisasi masif, dan sistem validasi nilai yang lebih ketat, masalah teknis seperti yang terjadi di SNPMB 2025 tidak terulang lagi. Tujuan utama adalah agar seleksi berjalan adil, transparan, dan tidak merugikan siswa.

Wakil Menteri Kemdiktisaintek, Fauzan, menambahkan bahwa jalur SNBP bukanlah satu-satunya pilihan.

“SNBP hanyalah salah satu jalur masuk ke perguruan tinggi negeri. Masyarakat harus ingat bahwa masih ada jalur lain termasuk perguruan tinggi swasta,” ujarnya.

Dengan diumumkannya jadwal SNPMB 2026, siswa di seluruh Indonesia diharapkan segera mempersiapkan diri.

Baik jalur prestasi maupun tes, semua membutuhkan persiapan matang agar peluang lolos semakin besar.

Adanya kewajiban nilai TKA juga menjadi sinyal bahwa sistem seleksi kini semakin menekankan integritas dan transparansi.

Editor : Agung Sedana
#ptn #SNBP #SNBT