Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Baca Doa Rasulullah Ini Jika Dilanda Rasa Takut, Cemas, dan Malas yang Menghambat Hidup

Fanzha Shefya Yuananda • Jumat, 12 September 2025 | 15:00 WIB
ILUSTRASI doa akhir tahun.
ILUSTRASI doa akhir tahun.

RADARBANYUWANGI.ID – Setiap orang pernah mengalami rasa takut yang tak menentu, takut gagal, takut kehilangan, takut menghadapi masa depan, bahkan takut pada hal-hal yang tidak jelas wujudnya.

Rasa takut ini sering kali melahirkan keresahan, membuat hati gelisah, dan pikiran tak kunjung tenang.

Dalam kondisi seperti itu, manusia membutuhkan pegangan agar tidak larut dalam bayangan ketakutan yang menggerogoti jiwa.

Doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ menjadi salah satu bentuk perlindungan paling kuat.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَرَمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبُخْلِ

Allaahumma Innii A-'Uudzu Bika Minal Kasali Wa A-'Uudzu Bika Minal Jubni Wa A-'Uudzu Bika Minal Haromi Wa A-'Uudzu Bika Minal Bukhli.

Yang Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, dari rasa takut, dari kejelekan di waktu tua, dan dari sifat kikir." (HR. Bukhari)

Lafaz “Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal kasali wa a‘ūdzu bika minal jubni...” mengandung permohonan agar Allah menjauhkan hamba-Nya dari rasa malas yang membuat hidup tidak berkembang, sekaligus dari rasa takut (jubn) yang mengurung potensi diri.

Doa ini sangat relevan bagi mereka yang sedang berjuang melawan rasa cemas dalam pekerjaan, pendidikan, atau kehidupan rumah tangga.

Betapa banyak orang yang sebenarnya mampu melangkah lebih jauh, tetapi terhenti karena rasa takut membayangi.

Dengan memanjatkan doa ini, seorang hamba tidak hanya berharap dijauhkan dari rasa resah, tetapi juga diberi keberanian menghadapi tantangan hidup.

Doa ini mengingatkan bahwa keberanian sejati bukan berarti tidak memiliki rasa takut, melainkan mampu tetap bergerak dengan keyakinan bahwa Allah senantiasa mendampingi.

Ia menjadi sandaran hati agar manusia dapat menjalani hari dengan tenang, penuh percaya diri, dan yakin pada pertolongan-Nya. (*)


Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#dijauhkan dari keburukan #amalan doa #perlindungan dari sifat kikir #menutup aib