RADARBANYUWANGI.ID - Jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Banyuwangi untuk jenjang pendidikan dasar kini masih relatif minim.
Sejauh ini baru 4 SD yang mendapat program tersebut. Angka ini setara 10 persen dari total 40 SD di wilayah Kecamatan Banyuwangi.
SD yang sudah mendapat program MBG adalah SDN Kebalenan, SDN 1 Pakis, SDN 2 Pakis, dan SDN Sobo. Sekolah-sekolah tersebut telah mendapatkan jatah makanan bergizi setiap hari sekolah.
"Sudah ada empat sekolah untuk jenjang SD, kalau TK sudah ada 3. Jumlah ini masih sekitar 10 persen dari total jumlah sekolah," kata Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan Banyuwangi Janoto.
Dia menambahkan program tersebut selain dijalankan untuk memberikan asupan gizi tambahan bagi siswa, juga diberikan untuk meminimalkan kebiasaan jajan siswa.
Harapannya, makanan yang dikonsumsi siswa selama jam sekolah bisa dijaga. Meski demikian, Janoto mengatakan tidak bisa melarang penjaja makanan yang selama ini berjualan di sekitar sekolah.
Namun, dia mengatakan setiap sekolah yang sudah mendapatkan program MBG bisa memberikan edukasi kepada para siswa. Apalagi menu di MBG sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa.
"Kita minta sekolah yang sudah mendapat MBG untuk memberi tahu siswanya. Karena harapan dari program ini salah satunya bisa mengurangi kebiasaan jajan siswa di sekolah," imbuhnya.
Dia juga menambahkan, sesuai hasil rapat, cakupan MBG akan terus diperluas. Ditargetkan tahun depan seluruh sekolah sudah bisa merasakan manfaat MBG.
"Sesuai rapat terakhir, tahun 2026 ditargetkan semua sekolah sudah bisa merasakan program MBG. Kita berharap proges bisa cepat berjalan terutama untuk memastikan semua siswa mendapatkan tambahan gizi yang sama," pungkasnya. (fre/sgt)
Editor : Ali Sodiqin