Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Apakah Gerhana Bulan Berbahaya? Begini Jawaban Ilmiah dan Mitos Populernya

Lugas Rumpakaadi • Senin, 8 September 2025 | 16:55 WIB
Gerhana bulan, indah tapi penuh mitos.
Gerhana bulan, indah tapi penuh mitos.

RADARBANYUWANGI.ID - Fenomena gerhana bulan selalu memikat perhatian masyarakat.

Langit malam berubah dramatis ketika bayangan bumi menutupi permukaan bulan.

Dalam kondisi tertentu, bulan bahkan tampak berwarna merah gelap atau oranye yang dikenal dengan istilah blood moon.

Secara ilmiah, gerhana bulan terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus.

Bumi berada di tengah sehingga menghalangi cahaya matahari yang seharusnya jatuh ke permukaan bulan.

Peristiwa ini sepenuhnya dapat diprediksi dengan akurat oleh lembaga astronomi, sehingga tidak perlu menimbulkan rasa takut.

Gerhana bulan tidak berbahaya bagi manusia, hewan, maupun lingkungan.

Meski demikian, di Indonesia fenomena ini masih dikelilingi beragam mitos yang diwariskan turun-temurun.

Sebagian masyarakat Jawa kuno percaya bulan “dimakan” Batara Kala, sosok raksasa dalam mitologi Hindu-Jawa, sehingga warga zaman dahulu membunyikan kentongan untuk mengusirnya.

Ada pula anggapan bahwa gerhana bulan menjadi pertanda buruk, misalnya gagal panen atau musibah besar.

Di beberapa daerah, masih hidup kepercayaan bahwa ibu hamil yang melihat gerhana bulan berisiko melahirkan anak cacat, meski hal ini tidak terbukti secara ilmiah.

Ilmu pengetahuan modern menegaskan bahwa gerhana bulan adalah fenomena alam biasa, sama seperti matahari terbenam atau pelangi.

Justru, peristiwa ini menjadi sarana pendidikan dan penelitian bagi astronom amatir maupun pelajar.

Meskipun mitos tidak sesuai fakta, kisah dan tradisi yang melekat pada gerhana bulan tetap menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Gerhana bulan dapat dipandang sebagai pertunjukan langit yang indah sekaligus sarana mendekatkan diri pada alam semesta.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#budaya #Gerhana Bulan #pertanda buruk #ilmiah #mitos