RADARBANYUWANGI.ID - Kabar gembira datang untuk para guru. Bantuan Subsidi Upah (BSU) dan insentif guru non-ASN sebesar Rp2,1 juta resmi mulai cair ke rekening masing-masing penerima.
Program ini diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai kado HUT ke-80 RI, dengan total insentif Rp300 ribu per bulan selama tujuh bulan yang ditransfer otomatis ke rekening guru.
Namun, di balik kabar baik ini, ada ancaman penipuan online (phishing) yang mengincar data pribadi guru.
Baca Juga: BSU Guru PAUD 2025 Cair! Tapi Dana Rp600 Ribu Tidak Diterima Penuh, Ada Potongan
Hati-Hati Phishing!
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek, Yudhistira Nugraha, mengingatkan agar para guru tidak sembarangan membuka tautan mencurigakan.
“Phishing adalah modus penipuan untuk mencuri data pribadi seperti password, kode OTP, atau informasi keuangan,” tegas Yudhistira.
Beberapa situs palsu yang terdeteksi antara lain:
-
daftar.form-gtkdikdasmen.com
-
layanan.form-gtkdikdasmen.com
-
intensif.gtk-dikdasmen.com
-
intensif.gtkdikdasmen.com
Semua situs itu bukan milik Kemendikbudristek.
Tips Aman dari Penipuan Online
Agar tidak terjebak, guru diimbau untuk:
-
Periksa alamat email atau nomor pengirim sebelum membuka pesan.
-
Jangan klik link mencurigakan yang meminta data pribadi.
-
Aktifkan verifikasi dua langkah pada akun penting.
-
Selalu gunakan laman resmi seperti Info GTK di https://info.gtk.dikdasmen.go.id
Cek Info Resmi di Info GTK
Semua informasi terkait BSU guru dan insentif non-ASN hanya bisa dicek melalui situs resmi Info GTK. Yudhistira menegaskan, data pribadi adalah kunci keamanan, jangan sampai jatuh ke pihak yang salah.
Insentif ini bukti nyata dukungan pemerintah untuk kesejahteraan guru honorer. Tapi, kewaspadaan terhadap penipuan online sama pentingnya. Selalu cek sumber resmi sebelum percaya pada informasi bantuan. (*)
Editor : Ali Sodiqin