Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Politeknik Darussalam Blokagung Banyuwangi: Disahkan LLDikti, Terima Mahasiswa Baru, Buka 5 Prodi

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 3 September 2025 | 13:37 WIB
SAH: Koordinator Kelembagaan dan Sistem Informasi LLDikti VII Jatim Tohari M Kom (dua dari kiri) menyerahkan SK pendirian Polida kepada Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung KH Ahmad Hisyam S
SAH: Koordinator Kelembagaan dan Sistem Informasi LLDikti VII Jatim Tohari M Kom (dua dari kiri) menyerahkan SK pendirian Polida kepada Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung KH Ahmad Hisyam S

RADARBANYUWANGI.ID - - Yayasan Pondok Pesantren  Darussalam Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, menunjukkan komitmennya dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Blambangan. Itu dengan diresmikannya Politeknik Darussalam (POLIDA) Blokagung, Banyuwangi pada Senin (1/9).

Pendirian kampus baru berbasis pesantren ini, ditandai penyerahan Surat Keputusan (SK) Nomor 2005/81/HK.03.00/2025, dari Koordinator Kelembagaan dan Sistem Informasi, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur (LLDikti) VII Jawa Timur, Tohari M.Kom kepada pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, KH Ahmad Hisyam Syafaat saat wisuda sarjana ke-21 dan Pascasarjana ke-2 Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung.

Direktur POLIDA Blokagung, Banyuwangi, KH Muhammad Riza Aziziy, M.IEB, mengatakan, pendirian POLIDA Blokagung jadi jawaban atas kebutuhan pendidikan berbasis keterampilan. Selain itu, kampus vokasi ini lahir dari tingginya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pesantren.

“Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat semakin besar. Ini menjadi ikhtiar kami untuk memberikan jawaban kepada masyarakat, bahwa pesantren kini telah memasuki segmentasi tersendiri,” kata pria yang biasa disapa Gus Riza ini.

Menurut Gus Riza, POLIDA akan menawarkan empat Program Studi (Prodi) yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, yaitu Prodi Diploma Teknologi Rekayasa Otomotif (D4), Bisnis Digital (D4), Desain Mode (D4), Agribisnis (D4), dan Kosmetik dan Perawatan Kecantikan (D4).

“Dengan kehadiran Politeknik ini, kami berikhtiar agar santri bias setara dengan lulusan S1. Secara kompetensi juga akan lebih baik dibandingkan D2,” jelasnya.

Gus Riza mengaku tidak menetapkan target berlebihan pada tahun pertama POLIDA Blokagung. Pihaknya akan fokus pada konsolidasi antara kebutuhan Civitas Akademica dengan karakter khas pesantren.

“Santri telah memiliki bekal spiritual dan akan semakin bagus jika dilengkapi dengan keterampilan vokasi. Untuk itu kurikulum perlu disesuaikan, dosen dan tenaga pengajar juga harus memahami kebutuhan tersebut,” tuturnya.

Untuk POLIDA ini, Gus Riza mengaku sudah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, seperti Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), hingga Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

“Tujuannya untuk memastikan para alumni kelak benar-benar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Seringkali ada gap antara lulusan dengan kebutuhan industri. Dengan kolaborasi ini, kita berharap gap itu bisa semakin tereduksi,” tegasnya.

POLIDA Blokagung, Banyuwangi, masih kata dia, juga diharapkan menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam menyiapkan tenaga kerja terampil.

Dengan jiwa mahasiswa religius dan memiliki skill, diharapkan mampu bersaing di pasar kerja. “Ini bagian dari sumbangsih kita untuk menyiapkan tenaga kerja di Banyuwangi,” cetusnya.

Koordinator Kelembagaan dan Sistem Informasi LLDikti VII Jawa Timur, Tohari, M.Kom mengatakan, penyerahan SK ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di lingkungan pesantren.

“Ini harus dijadikan pengingat bahwa perguruan tinggi wajib konsisten meningkatkan mutu, terus berinovasi, serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, dunia industri, juga lingkungan sekitar,” ujar Tohari seraya menyebut proses sampai peresmian ini sudah melewati proses yang normatif dan sudah diakui secara nasional. (sas/abi)

 

Editor : Niklaas Andries
#POLIDA Blokagung #Pondok Pesantren Darussalam Blokagung #civitas academica #banyuwangi