Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kecamatan Banyuwangi Resmikan Dapur MBG, Ribuan Porsi Makanan Bergizi Gratis untuk Siswa

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:15 WIB
POTONG PITA: Camat Banyuwangi Hartono meluncurkan SPPG di Kelurahan Pakis, Banyuwangi, Rabu (27/8).
POTONG PITA: Camat Banyuwangi Hartono meluncurkan SPPG di Kelurahan Pakis, Banyuwangi, Rabu (27/8).

RADARBANYUWANGI.ID – Cakupan program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Banyuwangi semakin luas.

Hal ini seiring diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, Rabu (27/8).

SPPG yang satu ini menyediakan 1.746 porsi makanan. Makanan

tersebut didistribusikan ke tujuh sekolah, mulai jenjang TK hingga SMA di wilayah Kecamatan Banyuwangi.

Camat Banyuwangi Hartono bersama jajaran pemerintah kecamatan dan pihak sekolah penerima MBG hadir langsung pada peresmian SPPG.

Peluncuran dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita bersama-sama.

Kepala Dapur SPPG Dafi Azka mengatakan, program MBG tidak sekadar menghadirkan makanan bergizi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para siswa.

“Dengan adanya MBG ini kami berharap dapat mewujudkan generasi yang sehat. Ke depan, jumlah porsi MBG yang dialokasikan akan terus bertambah secara bertahap dengan target 3.000 porsi,” ujarnya.

Dafi menjelaskan, dapur SPPG Kelurahan Pakis saat ini telah mendistribusikan MBG ke tujuh sekolah, antara lain seperti TK Darul Ilmi, SDN Model, SDN Sobo, dan sejumlah sekolah lainnya.  

“Menu yang kami sajikan berbeda setiap hari, namun tetap mengutamakan kandungan gizi seimbang sesuai konsep 4 sehat 5 sempurna,” tambahnya.

Camat Banyuwangi Hartono mengapresiasi program ini dan menilai keberadaan dapur SPPG di Kelurahan Pakis dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan program MBG ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk di Banyuwangi,’’ ujar Hartono.

Lebih lanjut, Hartanto menekankan bahwa program MBG bukan hanya bermanfaat untuk pemenuhan gizi bagi penerima, tetapi juga bisa memberdayakan masyarakat yang turut serta memberikan pelayanan di SPPG.

“Bahan pangan seperti telur dan beras diambil dari petani dan peternak lokal. Dengan begitu, manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat yang turut berkontribusi dalam SPPG,” pungkasnya. (cw6-M Ksatria Raya/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Makan Bergizi Gratis #SPPG #dapur MBG #banyuwangi